• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Filemon Bram Gunas Junior (Ketua Presidium PMKRI Denpasar)

Dilema Ruang dan Identitas: Menakar Ulang Solidaritas Kebangsaan dalam Dinamika Urban Bali

4 bulan ago
Dinas Perhubungan Badung menyiapkan rekayasa arus kendaraan di enam titik rawan macet kawasan Pecatu untuk memperlancar akses menuju Uluwatu. -IST/BALITOPIK.COM

Dishub Badung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Urai Kemacetan di Kawasan Pecatu

3 jam ago
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -Ilustrasi

Nyoman Parta Tolak Rencana PPN Sembako: “Rakyat Sudah Sulit Makan”

6 jam ago
Satpol PP Provinsi Bali saat menutup sementara proyek Marina di Kawasan Kura-Kura Bali pada 23 April 2026 lalu. -BALITOPIK.COM

ARUKKI: Setelah dari Kejagung dan KPK, BTID Kini Dilaporkan ke Kejati Bali dan Pansus TRAP

10 jam ago
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna. IST/BALITOPIK.COM

Imigrasi Bali Perkuat Kemitraan dengan Media Lewat Coffee Morning Road Show

1 hari ago
Kolase: Logo ARUKKI dan foto udara Kawasan Kura-Kura Bali. -IST/BALITOPIK.COM

ARUKKI Resmi Laporkan Dugaan Korupsi, Suap dan SHGB Ilegal KEK Kura-Kura Bali ke Kejagung dan KPK

1 hari ago
Foto udara Kawasan Kura-Kura Bali. -IST/BALITOPIK.COM

BPN Denpasar Bongkar Asal Usul 103 HGB PT BTID, Mayoritas dari Reklamasi

1 hari ago
PERADI PASNI dan Polres Salatiga Kompak Wujudkan Hukum Humanis

PERADI PASNI dan Polres Salatiga Kompak Wujudkan Hukum Humanis

2 hari ago
Nutrifood bersama Guru Belajar Foundation menggelar workshop tahap lanjutan bertajuk “Desain & Implementasi Pembelajaran PJOK Bermakna: Upaya Membangun Budaya Hidup Sehat di Sekolah” bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Denpasar.

Guru PJOK Didorong Jadi Pemimpin Budaya Hidup Sehat di Sekolah Lewat Program NPET 2026

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Dilema Ruang dan Identitas: Menakar Ulang Solidaritas Kebangsaan dalam Dinamika Urban Bali

Reporter balitopik.com
26 Januari 2026 - 10:24 am
Filemon Bram Gunas Junior (Ketua Presidium PMKRI Denpasar)

Filemon Bram Gunas Junior (Ketua Presidium PMKRI Denpasar)

Oleh: Filemon Bram Gunas Junior (Ketua Presidium PMKRI Denpasar)

OPINI- Bali, dalam diskursus global, sering kali dipuja sebagai laboratorium harmoni yang inklusif. Namun, di balik narasi estetika pariwisatanya, dinamika urban di Pulau Dewata kini sedang menghadapi ujian serius berupa “Dilema Ruang dan Identitas”.

Fenomena segregasi hunian di mana akses terhadap ruang (kos-kosan) mulai terdistorsi oleh filter identitas kedaerahan tertentu menjadi sinyal adanya polusi sosial yang mengancam struktur solidaritas kebangsaan kita.

Secara sosiologis, apa yang dialami oleh mahasiswa dan warga perantau asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Bali belakangan ini adalah bentuk nyata dari labeling theory. Tindakan deviatif atau pelanggaran norma yang dilakukan oleh segelintir oknum telah mengalami eskalasi menjadi stigma kolektif. Terjadi kegagalan logika sistemik di mana “dosa” individu ditransformasikan menjadi beban identitas suku.

Dalam kacamata ekologi sosial, stabilitas sebuah kawasan bergantung pada interaksi yang sehat antar-elemen penyusunnya. Masyarakat perantau bukan sekadar entitas asing, melainkan bagian integral dari metabolisme ekonomi dan intelektual Bali. Ketika hak atas ruang hunian dipangkas hanya berdasarkan asal geografis, kita sebenarnya sedang membangun tembok eksklusi yang mencederai prinsip keberagaman.

Eksklusi Spasial sebagai Polusi Sosial Sebagai mahasiswa, saya memandang masalah ini tidak hanya sebagai isu moral, tetapi sebagai kegagalan manajemen sosial di ruang urban. Eksklusi spasial yakni kesulitan mendapatkan akses tempat tinggal menciptakan rasa keterasingan (alienation) yang mendalam. Ruang hunian seharusnya menjadi tempat pertama di mana integrasi sosial terjadi, bukan justru menjadi garis depan diskriminasi primordial.

Jika praktik “pintu tertutup” ini dinormalisasi, maka visi Indonesia Emas yang kita cita-citakan akan rapuh di level akarnya. Solidaritas kebangsaan tidak boleh kalah oleh rasa takut yang irasional.

Penegakan hukum (law enforcement) yang tegas terhadap setiap pelanggar hukum, tanpa memandang latar belakangnya, adalah satu-satunya jalan keluar yang rasional, bukan dengan melakukan penghakiman masal terhadap kelompok identitas tertentu.

Restorasi Solidaritas Sebagai bagian dari elemen organisasi mahasiswa, kami menyadari bahwa harmoni menuntut tanggung jawab dua arah. Prinsip “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” adalah komitmen mutlak para perantau untuk beradaptasi dengan kearifan lokal Bali (Desa Kala Patra). Namun, adaptasi tersebut membutuhkan ruang yang adil dan kesempatan yang setara.

Diperlukan dekonstruksi terhadap stigma melalui dialog yang berbasis data dan kemanusiaan. Tokoh adat, akademisi, dan pemimpin organisasi harus duduk bersama untuk meredam residu konflik yang ada. Bali harus tetap menjadi rumah bagi semua anak bangsa yang ingin belajar dan berkarya.

Konklusi Menakar ulang solidaritas kebangsaan berarti berani menolak segala bentuk prasangka yang memecah belah. Kita tidak boleh membiarkan perbedaan identitas menjadi penghalang bagi hak-hak dasar manusia. Mari kita pulihkan kembali wajah Bali yang inklusif, demi merawat Indonesia yang satu. (*)

Tags: Filemon Bram Gunas JuniorPMKRI Denpasar
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Dishub Badung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Urai Kemacetan di Kawasan Pecatu
  • Nyoman Parta Tolak Rencana PPN Sembako: “Rakyat Sudah Sulit Makan”
  • ARUKKI: Setelah dari Kejagung dan KPK, BTID Kini Dilaporkan ke Kejati Bali dan Pansus TRAP
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?