BALITOPIK.COM, DENPASAR — International Hotel Management School (IHMS) Culinary Campus menjadi tuan rumah IPA Championship 2026, kompetisi pastry dan bakery yang digelar Indonesia Pastry Alliance (IPA) pada 16–18 Agustus 2026.
Tak hanya menjadi venue kompetisi, IHMS juga mencatat prestasi melalui dua wakilnya. Ni Ketut Wida Yanti, mahasiswa IHMS Culinary intake Juli 2026, meraih Juara 1 kategori Western Plated Dessert. Sementara instruktur IHMS Culinary, Patricia Cristy Lo, meraih Juara 2 kategori Jajanan Pasar.
IPA Championship 2026 mempertemukan generasi muda pastry, chef profesional, dan entrepreneur pastry di Bali. Kompetisi ini menjadi ruang untuk menguji kreativitas, keterampilan, serta inovasi di bidang pastry dan bakery.
Tahun ini, pelaksanaan kompetisi berlangsung bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026. Penyelenggara membawa semangat kemerdekaan melalui kreativitas generasi muda sekaligus menjadi ruang untuk melihat kemampuan pelajar di Bali dalam bersaing dengan para profesional.
Keterlibatan IHMS dalam kompetisi tersebut merupakan bagian dari kolaborasi dengan Indonesia Pastry Alliance yang telah dimulai sejak Februari 2026. IPA sendiri merupakan organisasi pastry yang berbasis di Jakarta dan telah hadir di Bali sejak Februari 2018.
Kolaborasi tersebut mempertemukan dunia pendidikan hospitality dengan industri pastry profesional. IHMS menyediakan fasilitas Culinary Campus yang dilengkapi peralatan dan area untuk mendukung kebutuhan teknis kompetisi.
Chairman Indonesia Pastry Alliance, Chef Erna Lingga, menilai kesiapan fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan kompetisi.
“Dalam sebuah kompetisi, ketersediaan peralatan yang lengkap dan area yang memadai sangat krusial, dan saya melihat IHMS telah memenuhi standar tersebut. Fasilitas yang tersedia sangat mumpuni dalam mendukung kebutuhan peserta serta mengakomodasi kebutuhan teknis sponsor, termasuk penggunaan alat berat dengan voltase tinggi,” ujar Chef Erna.
Keterlibatan IHMS tidak berhenti pada penyediaan lokasi. Sejumlah mahasiswa juga dilibatkan sebagai Daily Worker (DW) dalam tim operasional IPA Championship 2026.
Keterlibatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam menangani event berskala profesional, sekaligus mengasah keterampilan hospitality dan membangun jejaring dengan pelaku industri.
Kompetisi ini juga menjadi ruang pertemuan bagi pastry professionals dan enthusiasts dari berbagai generasi. Selain berkompetisi, peserta mendapat kesempatan melakukan networking, berbagi pengetahuan, serta belajar memahami standar industri dari para profesional berpengalaman.
Director of IHMS Culinary Campus, Chef Wicaya, mengatakan keberhasilan dua wakil IHMS menjadi capaian yang membanggakan bagi institusinya.
“Kami sangat bangga IHMS Culinary Campus menjadi tuan rumah IPA Championship 2026. Sinergi dengan asosiasi seperti IPA, yang menaungi praktisi, profesional, produsen, dan institusi pendidikan di bidang pastry & bakery, sangat vital bagi kami,” ujar Chef Wicaya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut memperkuat peran IHMS sebagai institusi pendidikan kuliner yang mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa.
“Keberhasilan Wida dan Patricia meraih juara merupakan bukti nyata standar pembelajaran kami, yang didukung fasilitas industri serta instruktur berpengalaman,” tambahnya.
Melalui IPA Championship 2026, IHMS dan Indonesia Pastry Alliance kembali memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Ajang tersebut sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa, profesional, entrepreneur, dan pelaku industri untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan kompetensi.
Bagi IHMS, capaian dua wakilnya di ajang tersebut menjadi tambahan bukti bahwa pengalaman praktik dan keterhubungan dengan industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan talenta hospitality dan kuliner untuk bersaing di dunia profesional. (*)









