BALITOPIK.COM, BULELENG – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pengemudi truk yang terjepit di dalam kabin setelah mengalami kecelakaan dengan truk lain di Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk, tepatnya di Dusun Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis (6/8/2026).
Korban diketahui bernama Kadek Budi Artawan (42), warga Banjar Dinas Marga Garuda, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 13.10 Wita dari petugas PMI Kabupaten Buleleng. Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 Wita dan mengakibatkan korban terjebak di dalam kabin truk sehingga membutuhkan proses evakuasi khusus.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng segera berkoordinasi dengan Polsek Gerokgak dan PMI Kabupaten Buleleng sebelum mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kaden Donny Indrawan, mengatakan enam personel SAR diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 13.25 Wita.
“Aksi kami laksanakan pada pukul 13.25 Wita. Enam personel Pos SAR Buleleng langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian,” ujarnya.
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 13.45 Wita dan langsung melakukan asesmen untuk menentukan metode evakuasi yang paling aman.
Karena kondisi korban terjepit di dalam kabin truk, petugas menerapkan teknik Vehicle Accident Rescue (VAR) dengan menggunakan peralatan ekstrikasi khusus agar proses penyelamatan dapat dilakukan tanpa memperparah kondisi korban.
Berkat upaya tim gabungan, korban berhasil dikeluarkan dari dalam kabin sekitar pukul 14.10 Wita.
“Korban berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat. Korban diduga mengalami cedera pada kaki kiri bagian bawah akibat terjepit,” kata Donny.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa menggunakan ambulans PMI Kabupaten Buleleng menuju Puskesmas Gerokgak untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur, di antaranya enam personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, empat personel Polsek Gerokgak, dua personel PMI Kabupaten Buleleng, serta mendapat dukungan dari keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan penyelamatan khusus, sehingga korban dapat segera memperoleh pertolongan medis. (*)









