• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 di Padma Resort Legian Kuta, Badung, Selasa (11/8/2026). -IST

Koster Buka Kompetisi Keamanan Siber 13 Negara di Bali

16 detik ago
Endang Hastuty Bunga, S.H.

Rp25 Miliar untuk Sebuah Pemberitaan: Ketika Hak Menggugat Berhadapan Dengan Kemerdekaan Pers

8 menit ago
Perjanjian Kerja Sama antara PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) dengan Kejaksaan Tinggi Bali. -IST

Bank BPD Bali dan Kejati Bali Perkuat Sinergi Hukum untuk Tata Kelola Perusahaan

16 menit ago
Servasius Bambang Pranoto alumni SMA Kolese De Britto Yogyakarta angkatan tahun 73. -IST

Bebas Bertanggung Jawab, Prinsip De Britto yang Membekas pada Babe Bambang Pranoto

54 menit ago
Peserta dari tiga desa (Tulamben, Kubu, dan Purwakerti) yang berada di kawasan wisata Karangasem mengikuti lokakarya penyelarasan kegiatan penanggulangan bencana ke dalam dokumen perencanaan desa (6/08/2026). -IST

Karangasem Dorong Risiko Bencana Masuk dalam Rencana Pembangunan Desa

18 jam ago
Anggota DPR RI, I Nyoman Parta. -Balitopik.com

Nyoman Parta: Menteri Imigrasi Agar Membawa Pejabat yang Berintegritas ke Bali

19 jam ago
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna (tengah) dan Kepala Kantor Imigrasi Badung Bugie Kurniawan (kiri). -IST

Kakanwil Imigrasi Bali dan Kakanim Ngurah Rai Akan Berganti

21 jam ago
Suasana Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi pustakawan, guru, dan pegiat literasi Kabupaten Badung, Senin (10/8/2026). -IST

Literasi Informasi Jadi Bekal Penting di Era Digital, Diskerpus Badung Gelar Bimtek

22 jam ago
Petugas Imigrasi saat melakukan Patroli Dharma Dewata. -IST

Patroli Dharma Dewata, Imigrasi Bali Jaring 66 WNA Nakal dari 27 Negara

23 jam ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Koster Buka Kompetisi Keamanan Siber 13 Negara di Bali

Reporter balitopik.com
12 Agustus 2026 - 6:23 am
Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 di Padma Resort Legian Kuta, Badung, Selasa (11/8/2026). -IST

Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 di Padma Resort Legian Kuta, Badung, Selasa (11/8/2026). -IST

BALITOPIK.COM, BADUNG — Bali menjadi tuan rumah kompetisi keamanan siber internasional yang mempertemukan mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara. Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 di Padma Resort Legian Kuta, Badung, Selasa (11/8/2026).

Pembukaan kompetisi ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Koster. Ajang yang berlangsung pada 10–14 Agustus 2026 ini diselenggarakan Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di bawah naungan International Cyber Security Center of Excellence (INCS-CoE).

Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi talenta keamanan siber dari berbagai negara untuk menguji kemampuan teknis, bertukar pengetahuan, sekaligus memperkuat jejaring internasional dalam menghadapi perkembangan ancaman digital.

Program C2C-CTF merupakan bagian dari pengembangan Cyber Security Center of Excellence yang dibangun melalui kerja sama hibah Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

Program tersebut telah berjalan selama enam tahun dengan Universitas Indonesia sebagai pelaksana dan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai mitra pemerintah dalam pengembangannya.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar dalam sambutan yang disampaikan secara daring mengatakan, C2C-CTF 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas talenta siber Indonesia sekaligus memperluas kerja sama internasional.

Menurutnya, ancaman keamanan siber kini semakin kompleks dan tidak mengenal batas negara. Perkembangan geopolitik global juga turut mendorong munculnya berbagai bentuk serangan siber yang membutuhkan kesiapan sumber daya manusia dengan kemampuan teknis yang kuat.

Karena itu, pengembangan talenta keamanan siber menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ketahanan digital nasional.

Kemkomdigi, kata Alexander, mendukung pelaksanaan C2C-CTF 2026 karena kompetisi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan peneliti untuk menguji kemampuan menghadapi berbagai skenario ancaman digital sekaligus belajar dari peserta maupun pakar dari negara lain.

Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia Prof. Heri Hermansyah menyambut positif penyelenggaraan C2C-CTF 2026. Dalam sambutan yang disampaikan melalui tayangan video, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi keamanan siber internasional tersebut.

Universitas Indonesia, lanjutnya, bangga dapat berpartisipasi aktif dalam pengembangan talenta dan ekosistem keamanan siber melalui ajang internasional tersebut.

C2C-CTF 2026 diikuti 81 peserta dari 13 negara, yakni Indonesia, Jepang, Australia, Hong Kong, Singapura, Bangladesh, Kamboja, Inggris, Kazakhstan, Laos, Filipina, Spanyol, dan Amerika Serikat.

Sejumlah perguruan tinggi ternama turut terlibat dalam kompetisi ini. Di antaranya University of Cambridge, Keio University Jepang, Royal Holloway University of London, Edith Cowan University Australia, The University of Melbourne, Cambodia Academy of Digital Technology, National University of Laos, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia.

Indonesia menjadi tuan rumah melalui Universitas Indonesia dengan menggandeng Universitas Udayana sebagai mitra pelaksana di Bali.

Penyelenggaraan C2C-CTF 2026 di Bali juga menambah daftar perjalanan internasional kompetisi tersebut. Sebelumnya, ajang ini pernah digelar di sejumlah perguruan tinggi dunia, antara lain Royal Holloway University of London, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Keio University Jepang, Edith Cowan University Australia, dan Northeastern University di Boston.

Dengan mempertemukan talenta siber dari berbagai negara, C2C-CTF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan untuk menghadapi tantangan keamanan digital yang terus berkembang. (*)

Tags: BadungBaliC2C-CTF 2026Cyber SecurityGubernur Wayan KosterJepangJICAkeamanan digitalKeamanan SiberKemkomdigiketahanan siberkompetisi siber internasionaltalenta digitalTeknologi DigitalUniversitas IndonesiaUniversitas Udayana
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Koster Buka Kompetisi Keamanan Siber 13 Negara di Bali
  • Rp25 Miliar untuk Sebuah Pemberitaan: Ketika Hak Menggugat Berhadapan Dengan Kemerdekaan Pers
  • Bank BPD Bali dan Kejati Bali Perkuat Sinergi Hukum untuk Tata Kelola Perusahaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?