• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Para peserta The 3rd World Civilizations Harmony Forum. -IST

Pesan Megawati di Forum Peradaban Dunia, Dunia Harus Dipimpin Hati Nurani, Bukan Hukum Rimba

2 bulan ago
I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Satu Juta Sarjana Menganggur, Catatan Kritis 81 Tahun Indonesia Merdeka

3 jam ago
Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung saat berlatih. -BALITOPIK.COM

70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT ke-81 RI

4 jam ago
Ilustrasi

Diaspora NTT Gelar Dialog, Spirit Rengasdengklok hingga Respons Gempa Flores

4 jam ago
Suasana sidang paripurna ke-47 dalam rangka peringatan hari jadi Provinsi bali ke-68. -BALITOPIK.COM

HUT 68, Full Pidato Ketua DPRD dalam Bahasa Bali

18 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri). -BALITOPIK.COM

ASN “Malak” atau Persulit Layanan, Silakan Kontak Nomor Pakgub

19 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster Saat Pidato Dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali dalam rangka HUT ke-68 Provinsi Bali, Jumat (14/8/2026). -BALITOPIK.COM

HUT 68, Pidato 1 Jam Koster soal Hasil, Progres dan Rencana Pembangunan Bali

1 hari ago
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. -BALITOPIK.COM

Pertama dalam Sejarah Badung, Belanja Infrastruktur Tembus 59,8 Persen

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kiri) dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. -BALITOPIK.COM

DPRD Badung Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pesan Megawati di Forum Peradaban Dunia, Dunia Harus Dipimpin Hati Nurani, Bukan Hukum Rimba

Reporter balitopik.com
29 Juni 2026 - 10:56 am
Para peserta The 3rd World Civilizations Harmony Forum. -IST

Para peserta The 3rd World Civilizations Harmony Forum. -IST

BALITOPIK.COM, BADUNG – Dunia harus dipimpin oleh hati nurani, bukan hukum rimba. Pesan itu disampaikan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, dalam sambutan yang dibacakan Gubernur Bali Wayan Koster pada pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum di Hotel Renaissance Bali Uluwatu Resort, Kabupaten Badung, Senin (29/6/2026).

Melalui forum internasional tersebut, Megawati mengajak para pemimpin dunia membangun peradaban yang damai, adil, dan berkelanjutan dengan menjadikan nilai kemanusiaan sebagai fondasi utama.

Forum bertema “Harmony in Diversity, Human Fraternity” atau Harmoni dalam Keberagaman, Persaudaraan Kemanusiaan itu mempertemukan tokoh lintas negara, pemimpin agama, akademisi, budayawan, serta berbagai elemen masyarakat dunia untuk merumuskan langkah bersama menghadapi berbagai tantangan global.

Ketua Yayasan Prajna Harmonis, Kasino, mengatakan forum tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi dunia yang masih diwarnai konflik, persaingan, dan ketegangan antarbangsa. Meski tantangan perdamaian semakin besar, para peserta memilih berkumpul untuk mencari solusi bersama demi masa depan umat manusia.

“Forum ini bertujuan menghormati keberagaman peradaban sekaligus menemukan nilai-nilai universal yang menyatukan seluruh umat manusia, yaitu hati nurani yang menjadi dasar martabat setiap manusia tanpa memandang bangsa, agama, budaya maupun ideologi,” ujarnya.

Kasino menjelaskan, gagasan forum ini sejalan dengan pandangan sejarawan dunia Prof. Wang Gungwu yang menyebut setiap budaya memiliki identitas lokal yang berbeda-beda, namun tetap memiliki nilai-nilai kemanusiaan universal yang dapat menjadi perekat persaudaraan dunia.

Menurutnya, semangat tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, serta ajaran berbagai peradaban dunia, seperti Vasudhaiva Kutumbakam dalam Hindu, Ukhuwah Insaniyah dalam Islam, Tianxia Yijia dalam Konfusianisme, hingga konsep persaudaraan universal dalam ajaran Buddha dan Kristen.

Kasino turut mengingatkan pesan Megawati pada penyelenggaraan forum sebelumnya bahwa dunia yang beradab tidak boleh dikendalikan oleh “hukum rimba”, melainkan harus dipimpin oleh “hukum hati nurani”.

“Hukum yang sesungguhnya bekerja di alam semesta adalah hukum harmoni, yaitu keseimbangan, keterhubungan, dan kerja sama. Karena itu forum ini diharapkan menjadi ruang untuk menyumbangkan gagasan, kebijaksanaan, dan suara hati demi membangun dunia yang lebih damai, adil, dan bermartabat,” katanya.

Dalam sambutan yang dibacakan Gubernur Wayan Koster, Megawati menegaskan bahwa Bali merupakan representasi harmoni Indonesia di mata dunia. Kehidupan masyarakat Bali yang berpijak pada filosofi Tri Hita Karana dinilai menjadi contoh bagaimana hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam dapat berjalan secara seimbang.

Menurut Megawati, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk menjawab berbagai persoalan global yang saat ini semakin kompleks, mulai dari konflik bersenjata, ketidakadilan, persaingan geopolitik, hingga dominasi ekonomi, teknologi, dan informasi yang berpotensi menggerus nilai-nilai kemanusiaan.

Berangkat dari pengalaman Indonesia sebagai bangsa yang majemuk namun tetap bersatu dalam keberagaman, Megawati menawarkan lima agenda utama bagi masa depan peradaban dunia.

Kelima agenda tersebut meliputi penyusunan regulasi global yang lebih adil, penguatan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), reformasi sistem keuangan global yang lebih berkeadilan, pengembangan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan, serta penguatan kebudayaan melalui pendidikan, kesehatan, dan pelestarian identitas budaya setiap bangsa.

Menutup sambutannya, Megawati mengutip pesan Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara nasionalisme dan internasionalisme.

“Internasionalisme tidak dapat tumbuh kalau tidak berakar dalam nasionalisme,” demikian pesan Bung Karno yang kembali diingatkan Megawati.

Ia juga mengajak generasi muda di seluruh dunia menjadi pembangun jembatan persaudaraan, bukan menciptakan tembok pemisah yang memperlebar konflik antarbangsa.

“Kecintaan kepada tanah air harus berjalan seiring dengan tanggung jawab membangun dunia yang lebih baik, berlandaskan kesetaraan, kemanusiaan, keadilan, dan kemakmuran bersama,” demikian pesan Megawati yang dibacakan Gubernur Koster.

Pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI periode 2019–2024 Mahfud MD, bersama tokoh agama, akademisi, budayawan, dan peserta dari berbagai negara yang bersama-sama membahas upaya mewujudkan peradaban dunia yang lebih harmonis. (*)

Tags: BadungBaliBhinneka Tunggal IkaBPIPForum InternasionalMahfud MDMegawati SoekarnoputriPancasilaPeradaban DuniaTri Hita KaranaWayan KosterWorld Civilizations Harmony Forum
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Catatan Kritis 81 Tahun Indonesia Merdeka
  • 70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT ke-81 RI
  • Diaspora NTT Gelar Dialog, Spirit Rengasdengklok hingga Respons Gempa Flores
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?