• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
PMNTT Unud Gelar Seminar, Soroti Stigma Sosial Orang NTT di Bali. -Balitopik.com

PMNTT Unud Gelar Seminar, Soroti Stigma Sosial Orang NTT di Bali

12 bulan ago
Kelian Subak Puluai, Ketut Sirka. -IST

Petani Ungkap Kejanggalan Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli

2 jam ago
Irigasi Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli. -IST

Polda Bali Dalami Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli

2 jam ago
Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. -IST

Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli Dinilai Tak Beri Manfaat

3 jam ago
Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce didampingi I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Pasma Royce dan Parta Bertekad Bersihkan Bali dari Narkoba

3 jam ago
Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce didampingi I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Kapolda Bali yang Baru Akan Pelajari Perspektif Tajen, Tak Ada Toleransi untuk Judi

4 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri HUT ke-25 Laskar Bali Shanti di Wantilan Pendopo Sri Kesari Warmadewa, kawasan Pura Agung Besakih, Karangasem, Jumat (23/10/2026). -IST

Giri Prasta Ajak Laskar Bali Shanti Terus Tebar Kedamaian dan Mengabdi untuk Bali

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta (tengah) didampingi Ketua IWO Bali Tri Widiyanti (kiri) dan Kadis KLH BaliI Made Dwi Arbani . -BALITOPIK.COM

Tanam saja tak cukup, Giri Prasta ajak IWO Bali rawat dan awasi Mangrove

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat meluncurkan 11 unit bus listrik Trans Sarbagita dan enam infrastruktur pengisian daya di Lapangan Timur Niti Mandala Renon, Kamis (22/10/2026). -IST

Koster Luncurkan 11 Bus Listrik Trans Sarbagita, Bali Percepat Transisi Energi Bersih

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PMNTT Unud Gelar Seminar, Soroti Stigma Sosial Orang NTT di Bali

Reporter balitopik.com
9 November 2025 - 5:25 am
PMNTT Unud Gelar Seminar, Soroti Stigma Sosial Orang NTT di Bali. -Balitopik.com

PMNTT Unud Gelar Seminar, Soroti Stigma Sosial Orang NTT di Bali. -Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Paguyuban Mahasiswa Nusa Tenggara Timur Universitas Udayana (PMNTT UNUD) menggelar seminar “Flobamora Muda Bercakap” dengan tema “Stigma Sosial terhadap Orang NTT di Bali: Antara Stereotipe dan Realitas” pada Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Social Anthropology, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, Denpasar ini bertujuan menjadi wadah diskursus bagi kalangan mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk membahas persoalan stigma yang menjadi sorotan di Bali beberapa tahun terakhir.

Ketua Panitia, Yusita Yosep, dalam laporannya mengatakan seminar ini menjadi ruang positif untuk mempertemukan berbagai kalangan guna memberikan pandangan terhadap isu yang dekat dengan realitas sosial saat ini.

“Program ini merupakan wadah ruang diskusi bagi kita semua. Kami berharap melalui kegiatan ini kita semua lebih objektif dalam melihat sebuah persoalan dan lebih bijak dalam menyampaikan pendapat, baik di media sosial maupun secara langsung,” ujar mahasiswi Fakultas Ekonomi tersebut.

Harapan senada disampaikan Sekretaris PMNTT UNUD, Evarista Bora, yang mewakili ketua PMNTT. Ia berharap seminar ini dapat berfungsi sebagai jembatan pemahaman.

“Saya berharap seminar ini dapat menjadi wadah yang produktif untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan membangun jembatan pemahaman antara berbagai kelompok masyarakat,” kata Evarista.

Ketua Umum Flobamora Bali, Herman Umbu Billy, yang turut hadir dan membuka acaranya ini, mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang membawa diskusi sensitif ini ke ruang akademik.

“Saya mengapresiasi teman-teman mahasiswa karena sudah membuat diskusi dalam ruang-ruang akademik. Saya berharap melalui ruang seperti ini kita akan mendiskusikan topik ini (stigma) secara lebih bermartabat,” ujar penulis buku Humba 2045 tersebut.

Politik Identitas dan Pemahaman Budaya

 Tampil sebagai pembicara pertama, Akademisi Ilmu Politik Universitas Udayana, Efatha Filomeno Borromeu Duarte, menilai stigma sosial terhadap orang NTT di Bali tidak terlepas dari politik identitas dan merupakan hasil konstruksi sosial.

“Stigma sosial terhadap orang NTT tidak terlepas dari adanya politik identitas yang semakin memisahkan antara beberapa kepentingan,” ungkap Efatha.

Lebih lanjut, pendiri Malleum Institute ini menyoroti pentingnya semangat akulturasi melalui pemahaman budaya untuk menciptakan harmoni.

“Secara kultural, orang NTT memiliki nilai solidaritas yang tinggi, tetapi orang Bali memiliki nilai spiritual serupa yang terangkum dalam Tri Hita Karana. Sehingga, orang NTT juga perlu memahami nilai, etika, dan estetika yang orang Bali pakai dalam kehidupannya. Senada dengan demikian masyarakat di Bali dapat mengenal bagaimana lintas kebudayaan NTT melalui kegiatan akademis berdaya guna seperti hari ini” pungkasnya.

Kontribusi di Sektor Informal dan Olahraga

 Narasumber lain, Adrian Mahaputra, pemilik akun media sosial @Balinggih, berpandangan bahwa oknum masyarakat Bali yang bersikap rasis sering kali tidak memiliki interaksi atau pertemanan dengan orang NTT. Ia juga menyoroti kontribusi signifikan orang NTT di Bali yang sering luput dari perhatian.

“Kita lihat secara ketenagakerjaan, khususnya di bidang informal di Bali, itu membutuhkan SDM (dari luar Bali). Fokus SDM di Bali itu di bidang pariwisata, keamanan dan pekerja paruh waktu lainnya” ungkap sarjana Komunikasi tersebut.

Ia mencontohkan, banyak orang NTT berkontribusi besar di bidang olahraga seperti combat sport, muay thai, dan tinju dan lain-lain untuk Bali.

Dalam sesi sharing, Herman Umbu Billy menambahkan bahwa motivasi utama kedatangan orang NTT ke Bali adalah untuk “belajar atau bekerja”.

“Perlu kita akui bahwa masih ada satu dua orang yang nakal. Akhirnya kelakuan satu atau dua orang bisa merusak belasan bahkan puluhan ribu orang yang tidak bikin masalah,” katanya.

Ia mengingatkan publik untuk melihat kontribusi positif, seperti para akademisi (Prof. Yohanes Usfunan dan almarhum Prof. Aron) para guru, pastor dan pendeta, serta puluhan ribu pekerja jujur di sektor ritel dan perhotelan. (*)

Tags: Flobamora BaliMahasiswa NTT BaliPMNTTPMNTT UnudTimur
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Petani Ungkap Kejanggalan Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli
  • Polda Bali Dalami Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli
  • Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli Dinilai Tak Beri Manfaat
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist