BALITOPIK.COM, BADUNG – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali meluncurkan Dekranasda Bali Fashion Road Show, sebuah program baru yang bertujuan memperluas promosi produk UMKM dan industri kecil menengah (IKM) fesyen di seluruh kabupaten dan kota di Bali.
Program yang diinisiasi Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, itu resmi diluncurkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (23/7/2026). Kabupaten Badung menjadi daerah pertama yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Putri Koster mengatakan, Fashion Road Show merupakan pengembangan dari dua program yang sebelumnya telah berjalan, yakni Dekranasda Bali Fashion Week (DBFW) dan Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD).
Melalui program ini, Dekranasda Bali ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi para desainer lokal untuk menampilkan karya terbaiknya sekaligus memperkuat eksistensi UMKM dan IKM fesyen Bali.
“Ini pertama kali kita laksanakan dan Kabupaten Badung menjadi lokasi perdana. Kami menghadirkan karya-karya desainer lokal Bali, khususnya yang telah tumbuh dan berkembang di masing-masing kabupaten dan kota,” ujar Putri Koster.
Menurutnya, penyelenggaraan DBFW dan DBFD selama ini telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan industri fesyen Bali. Selain melahirkan desainer muda, kegiatan tersebut juga mendorong masyarakat semakin bangga mengenakan busana berbahan tenun tradisional Bali.
Ia menilai perkembangan dunia fesyen Bali kini semakin terlihat melalui lahirnya berbagai koleksi ready to wear yang tidak hanya cocok ditampilkan di panggung peragaan busana, tetapi juga nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Akar tradisinya tetap kuat, tetapi tampil modern dan modis ketika dikenakan di ruang publik,” katanya.
Putri Koster optimistis, jika pembinaan terhadap pelaku UMKM, IKM, dan desainer lokal dilakukan secara konsisten, Bali berpeluang menjadi salah satu pusat mode dunia di masa depan.
“Mungkin tidak sekarang, tetapi jika kita terus melakukannya secara konsisten, saya yakin suatu saat Bali dapat dikenal sebagai pusat mode dunia,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh Ketua Dekranasda kabupaten dan kota di Bali menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku UMKM dan IKM di daerah masing-masing.
“Saya berharap setiap Ketua Dekranasda kabupaten dan kota memiliki program yang benar-benar menyasar UMKM dan IKM sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para pelaku usaha,” kata Putri Koster.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menyambut baik dipilihnya Badung sebagai lokasi perdana penyelenggaraan Dekranasda Bali Fashion Road Show.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Dekranasda Provinsi Bali dalam membuka ruang promosi bagi para desainer lokal sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang fesyen, khususnya dari Kabupaten Badung.
Selain menampilkan peragaan busana karya desainer Bali, kegiatan ini juga diramaikan dengan pameran produk kriya dan fesyen hasil IKM serta stan UMKM yang menyajikan beragam kuliner khas Bali. Pameran tersebut menjadi ajang promosi produk unggulan daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan industri kreatif Bali kepada masyarakat. (*)









