• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster menyapa para pecalang usai Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. -Balitopik.com

Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 2026, Koster Perkuat Keamanan Desa Adat

5 bulan ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster: Pertanian dan Pariwisata Harus Tumbuh Bersama

8 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster: Bali Harus Punya Mesin Ekonomi Baru di Luar Pariwisata

8 jam ago
Kolase:Januaria Awalde Berek dan sebidang tanah yang diduga dicaplok. -IST

Diduga Caplok Tanah Warga Warisan Tahun 1826, Wakil Ketua DPRD Belu Disorot

16 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Pemprov Bali Tutup Akses OSS untuk Sejumlah Usaha PMA Guna Lindungi UMKM Lokal Bali

1 hari ago
Sidang perdana gugatan perdata senilai Rp25 miliar yang diajukan advokat Togar Situmorang terhadap empat perusahaan media di Bali berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (22/7/2026). -IST

Sidang Gugatan Rp25 Miliar terhadap Empat Media di Bali Bergulir, Tim Kuasa Hukum Pers Siap Hadapi Mediasi

2 hari ago
Suasana Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (Rakorkesda) Provinsi Bali yang digelar di UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali, Selasa (21/7/2026). -IST

Rakorkesda Bali Perkuat Transformasi Sistem Kesehatan, Fokus pada Enam Pilar Nasional

2 hari ago
Koster dan Rocky Gerung. -IST

Bedah Buku Rocky Gerung, Gubernur Bali Dorong Generasi Muda Rawat Semangat Marhaenisme di Era Digital

2 hari ago
Ketua Umum KONI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. -IST

Koster Targetkan Bali Tembus Lima Besar PON 2028, Minta Pembinaan Atlet Lebih Serius

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 2026, Koster Perkuat Keamanan Desa Adat

Reporter balitopik.com
8 Maret 2026 - 2:31 pm
Gubernur Bali Wayan Koster menyapa para pecalang usai Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. -Balitopik.com

Gubernur Bali Wayan Koster menyapa para pecalang usai Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. -Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Ribuan pecalang dari desa adat se-Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali 2026 yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3/2026). Apel besar ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, yang bertindak sebagai inspektur upacara atau manggala utama.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kesiapan pecalang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Bali.

Gelar Agung Pacalang tahun ini mengusung tema “Sarana Nincapang Kasukretan Jagat Bali Niskala-Sakala”, yang menegaskan peran pecalang sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan Bali, baik secara sekala (nyata) maupun niskala (spiritual).

Dalam amanatnya, Wayan Koster menegaskan bahwa penguatan peran pecalang menjadi bagian penting dari visi pembangunan Bali 2025–2030 Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam kerangka Bali Era Baru.

Menurutnya, visi tersebut bertujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya agar kehidupan masyarakat tetap seimbang dan sejahtera.

“Pembangunan Bali diarahkan untuk menjaga keseimbangan alam, manusia, dan kebudayaan Bali sehingga kehidupan krama Bali berlangsung harmonis secara niskala maupun sakala,” ujarnya.

Ia menambahkan, pecalang memiliki posisi strategis dalam sistem keamanan berbasis desa adat yang selama ini menjadi kekuatan utama Bali dalam menjaga ketertiban sosial.

Penguatan keamanan tersebut dijalankan melalui kebijakan Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat) yang diatur dalam peraturan gubernur.

Melalui sistem ini, pengamanan wilayah dilakukan secara terintegrasi antara pecalang, aparat desa adat, serta aparat keamanan negara seperti Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pemerintah Provinsi Bali juga mendorong pecalang untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas, termasuk memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemantauan keamanan secara real time serta penanganan keadaan darurat.

“Pacalang Bali memiliki peran strategis dalam menjaga kasukretan desa adat serta ketertiban krama Bali dan wisatawan,” kata Koster.

Kesiapsiagaan pecalang tahun ini menjadi semakin penting karena pelaksanaan Hari Raya Nyepi berdekatan dengan malam takbiran menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Situasi tersebut menuntut koordinasi yang kuat antara pecalang dengan aparat keamanan negara agar kedua perayaan keagamaan dapat berlangsung aman dan penuh toleransi.

Koster berharap seluruh pecalang di desa adat mengambil peran aktif menjaga wilayah masing-masing serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Bali.

“Momentum ini harus memperkuat tekad pecalang dalam menjaga adat, tradisi, seni, budaya, sekaligus kerukunan antarumat beragama di Bali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali juga menyinggung sejumlah tantangan yang dihadapi Bali saat ini, seperti alih fungsi lahan, persoalan sampah, kerusakan lingkungan, hingga ancaman narkotika dan radikalisme.

Menurutnya, pecalang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus melindungi nilai-nilai adat dan budaya Bali dari berbagai pengaruh negatif.

Usai memimpin upacara, Wayan Koster melakukan inspeksi barisan pecalang yang hadir dari seluruh desa adat se-Bali.

Acara ini juga dihadiri Pangdam IX/Udayana Piek Budyakto, Kapolda Bali Daniel Adityajaya, Ketua Majelis Desa Adat Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, para bupati dan wali kota se-Bali, serta perwakilan konsulat negara sahabat.

Melalui Gelar Agung Pacalang ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap soliditas pecalang semakin kuat serta sinergi dengan aparat keamanan negara semakin erat dalam menjaga Bali tetap aman, tertib, dan harmonis menjelang Nyepi 1948 Saka. (*)

Tags: Desa Adat Baligelar agung pacalang 2026Keamanan Balinyepi 1948 sakanyepi baliPecalang Balipecalang desa adatpemerintah provinsi balipengamanan nyepi baliSipandu Beradattoleransi beragama baliWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Koster: Pertanian dan Pariwisata Harus Tumbuh Bersama
  • Koster: Bali Harus Punya Mesin Ekonomi Baru di Luar Pariwisata
  • Diduga Caplok Tanah Warga Warisan Tahun 1826, Wakil Ketua DPRD Belu Disorot
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?