• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Uskup Agung Ende Mgr. DR. Paulus Budi Kleden, SVD. -IST

Uskup Agung Ende Tegas Tolak Geothermal di Tiga Kabupaten di Flores

2 tahun ago
Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

9 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association. -IST

Badung dan Fujisawa Jepang Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya

10 jam ago
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. -IST

Adi Arnawa Tegaskan Semua Event di Badung Wajib Patuhi Aturan

10 jam ago
Event lari Bali Silent Disco yang diselenggarakan oleh Entourage Bali di Bali (23/7/2026)(DOKUMEN INSTAGRAM ENTOURAGE BALI)

Dirjen Imigrasi Sebut Event Bali Silent Disco Seperti “Negara Dalam Negara” Penyelenggara Sudah Kabur ke Luar Negeri

19 jam ago
I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Nyoman Parta Apresiasi Pelantikan Jampidsus Baru, Harus Pulihkan Kepercayaan Publik

20 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. -IST

Koster Apresiasi Ratu Speed Panjat Tebing Dunia Desak Rita

20 jam ago
Presiden AREA Indonesia periode 2026–2031, Indra Utama. -IST

Indra Utama Terpilih Aklamasi Pimpin AREA Indonesia 2026-2031

21 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menerima Forum GenRe Indonesia Provinsi Bali. -IST

Wagub Bali Dukung Penuh ADUJAK 2026, Duta GenRe Disiapkan Jadi Agen Perubahan

21 jam ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Uskup Agung Ende Tegas Tolak Geothermal di Tiga Kabupaten di Flores

Reporter balitopik.com
10 Januari 2025 - 3:27 am
Uskup Agung Ende Mgr. DR. Paulus Budi Kleden, SVD. -IST

Uskup Agung Ende Mgr. DR. Paulus Budi Kleden, SVD. -IST

Balitopik.com – Uskup Agung Ende Mgr. DR. Paulus Budi Kleden, SVD secara tegas menolak eksplorasi geothermal yang ada di wilayah Keuskupan Agung Ende (KAE).

Penolakan tegas tersebut disampaikan Uskup Budi saat acara natal bersama para imam se-Keuskupan Agung Ende Senin, pada tanggal 6 Januari 2025, di Ndona. Secara tegas Uskup Budi menyampaikan penolakan di hadapan para imam yang datang dari tiga kabupaten di Flores ini.

Penolakan tersebut merupakan sikap gereja katolik di KAE setelah mendengar kesaksian dari sejumlah pihak yang berasal dari sejumlah titik eksplorasi geothermal yakni di Sokoria wilayah Kabupaten Ende dan di Mataloko Kabupaten Ngada tentang eksplorasi geothermal yang tidak membawa asas manfaat bagi masyarakat tetapi sebaliknya membawa petaka bagi masyarakat sekitar lokasi eksplorasi geothermal.

“Setelah mendengar sejumlah kesaksian dari sejumlah orang, dari Sokoria dan Mataloko, dan pembicaraan dengan sejumlah imam, saya menentukan sikap menolak geothermal di sejumlah titik yang sudah diidentifikasi di tiga Kevikepan di Keuskupan Agung Ende,” ujarnya.

Uskup yang juga mantan dosen di IFT Katolik St. Paulus Ledalero ini menyampaikan, sejumlah lokasi di Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo atau yang berlokasi di Kevikepan Bajawa, Kevikepan Mbay, Kevikepan Mbay sudah ditandai memiliki pusat geotermal dan akan dieksplorasi.

Maka Keuskupan Agung Ende perlu mendorong resistensi umat dan masyarakat dengan memberikan perhatian, informasi dan edukasi kepada masyarakat, baik secara ilmiah maupun fakta lapangan dalam bentuk kesaksian dari masyarakat yang mengalami secara langsung. Terutama masyarakat yang ada di Sokoria dan Mataloko.

“Saya meminta agar para imam di tingkat Kevikepan agar berbicara tentang tema ini dan perlu bantuan hukum dari Yayasan Bantuan Hukum untuk mengatasi masalah ini,” sambungnya.

Pasca penolakan oleh Uskup Budi Kleden, tim akan melakukan kajian secara ilmiah, melibatkan para pakar di bidang geologi, pemerintah, aktivis lingkungan hidup, tokoh masyarakat, tokoh adat yang ada di tiga kabupaten tersebut.

Sebab, berdasarkan informasi masyarakat, geothermal di Mataloko misalnya, eksplorasi terbengkalai, pemboran dilakukan secara membabi buta sehingga saat ini banyak sumber lumpur keluar di beberapa titik yang merusak lahan dan tanaman warga.

Belum lagi ancaman luberan lumpur panas yang berpotensi seperti Lumpur Lapindo di Sidoarjo Jawa Timur. Kasus yang sama terjadi di Sokoria, yang ada di Desa Sokoria, Kabupaten Ende, juga mengalami hal yang sama. Banyak tanaman warga terutama kopi yang akhirnya kering dan mati. (AD)

Tags: Geothermal di FloresMgr. DR. Paulus Budi KledenSVDUskup Agung Ende
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung
  • Badung dan Fujisawa Jepang Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya
  • Adi Arnawa Tegaskan Semua Event di Badung Wajib Patuhi Aturan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?