• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI.

Koster: Bali Hasilkan 44 Persen Devisa Sektor Pariwisata, Pantas Peroleh Insentif

1 tahun ago
Ketua dan Sekretaris Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budiutama (kiri) dan I Nyoman Oka Antara. -IST

Kos Rp2 Juta, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta

33 menit ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster Klarifikasi Video Viral “Diam Kamu”

59 menit ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster Nilai Putusan PTUN Lift Kaca Aneh, Pemprov Bali Banding

2 jam ago
Suasana sidang paripurna ke-48 DPRD Provinsi Bali. -BALITOPIK.COM

Dewa Jack ‘Kesepian’ di Meja Pimpinan Sidang Paripurna ke-48

2 jam ago
Harmaini Hasibuan, S.H (depan ketiga dari kiri) dan saat konferensi pers. -IST

Babak Baru Kasus Tanah Pura Dalam Balangan 

16 jam ago
Petugas Imigrasi Ngurah Rai saat mengawal pendeportasian terhadap 12 WNA. -IST

Deportasi Massal WNA Bermasalah di Bali, 12 Orang Diusir dalam 10 Hari

17 jam ago
Para relawan dari Aliansi Bali Peduli Bencana Flores saat membagikan sembako di sejumlah lokasi. -IST

Aliansi Bali Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Flores

17 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti perayaan Tumpek Uye. -IST

Tumpek Uye dan Aksi Serentak Lindungi Satwa

22 jam ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Koster: Bali Hasilkan 44 Persen Devisa Sektor Pariwisata, Pantas Peroleh Insentif

Reporter balitopik.com
3 Juli 2025 - 12:48 pm
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI.

Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI.

Balitopik.com, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyambut Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di Jayasabha, Denpasar, Rabu (2/7/2025). Tim yang di Pimpin Dr. Evita Nursanty Iqbal melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, dalam rangka menyerap aspirasi guna pembahasan beberapa Rancangan Undang Undang (RUU) terkait.

Mengawali pertemuan, Dr. Evita Nursanty Iqbal menyampaikan apresiasi terhadap konsep kepariwisataan Bali yang dinilai sangat luar biasa, namun tak dipungkiri juga menghadapi berbagai tantangan.

“Saat ini Komisi VII DPR RI tengah membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepariwisataan yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Untuk itu, melalui kunjungan ini, kami ingin mendengar langsung kondisi riil pariwisata Bali, termasuk berbagai isu aktual yang ramai dibicarakan di media sosial seperti premanisme, over tourism, serta izin usaha vila,” ujar Evita.

Kunjungan tersebut disambut positif penuh antusiasme oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Karena menurut Gubernur,  Bali sangat berkepentingan dengan keberadaan RUU Kepariwisataan karena sektor ini merupakan sektor utama tumpuan perekonomian Bali.

Gubernur Wayan Koster pun menyampaikan sejumlah paparan untuk menjadi masukan dalam pembahasan RUU tersebut. Salah satunya yakni harapan agar daerah yang menyumbang devisa dari sektor pariwisata mendapatkan timbal balik dari pemerintah pusat dalam bentuk insentif ataupun bentuk lainnya yang memungkinkan.

“Dari 126 juta wisatawan di ASEAN, 13 juta mengunjungi Indonesia dan 6,33 juta di antaranya datang ke Bali. Dari total devisa pariwisata nasional sebesar Rp 243 triliun, Rp107 triliun atau sekitar 44 persen disumbangkan dari Bali. Bahkan, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Bali mencapai 66 persen,” ujarnya

“Untuk itu, saya memberikan masukan agar ada norma dalam RUU itu yang mengatur daerah – daerah yang menjadi tujuan wisata dunia agar diberikan insentif berupa pembangunan infrastruktur, sarana prasarana strategis, dan kebutuhan lainnya yang sesuai dengan potensi, karakteristik dan kepentingan daerahnya,” urai Gubernur Bali.

Lebih jauh, dirinya menyatakan sangat menjaga sektor ini karena dampaknya sangat besar. Pariwisata harus ditingkatkan karena menjadi sumber utama pendapatan, membuka lapangan kerja, menurunkan angka kemiskinan, serta meningkatkan daya saing daerah.

“Sebagai daerah yang berkontribusi sangat besar terhadap devisa dari sektor pariwisata sekitar 44%, jadi menurut saya sudah sepantasnya ada keberpihakan dan afirmasi dari pemerintah pusat untuk menopang kepariwisataan di Bali agar berkualitas dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dibalik pesatnya pariwisata Bali, Gubernur Bali tak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi, seperti: Alih fungsi lahan pertanian menjadi akomodasi wisata; Peningkatan volume sampah dan tekanan pada ekosistem lingkungan; Ancaman krisis air bersih;Kemacetan parah;Dominasi pelaku usaha asing yang mengurangi peluang lokal; Ketimpangan pembangunan antarwilayah; Tingginya migrasi penduduk; Minimnya infrastruktur transportasi publik; Dampak budaya asing; serta menjamurnya usaha ilegal seperti penyewaan motor dan toko roti oleh WNA.

“Masalah ini nyata, tapi tidak bisa langsung disimpulkan sebagai over tourism. Luas Bali jauh lebih besar dari Singapura. Yang terjadi adalah perilaku wisatawan yang tidak tertib. Dari 6,4 juta wisatawan, mungkin tidak ada sampai seribu yang bermasalah, tapi dampaknya besar bagi citra Bali,” tegasnya.

Terkait langkah penanganan dan rencana strategis, Gubernur Koster menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai penertiban, termasuk deportasi terhadap ratusan wisatawan pelanggar aturan. Namun penertiban dilakukan secara terukur agar tidak menimbulkan kontraproduktif dalam pemulihan pariwisata

Tampak turut hadir Pimpinan dan Anggota Komisi VII DPR RI pada kesempatan itu, diantaranya Chusnunia Chalim, Beniyanto, Banyu Biru Djarot, Marcel Oehmke, Taufan Pratama Zasya, Izzuddin Al Qassam, Jamal Mirdad, Rico Sia, Erna Sari Dewi, Muhammad Hatta, Achmad Daeng Sere, Muh Zulfikar Suhardi, Bane Raja Manalu, dan didampingi  jajaran Sekretariat Komisi VII DPR RI.

Serta tampak pula mengundang pimpinan asosiasi usaha pariwisata, perwakilan bupati dan wali kota se-Bali, Direktur KEK Sanur dan KEK Kura-Kura Bali, serta jajaran Pimpinan PD terkait. (*)

Tags: BaliGubernur BaliPariwisata BaliWayan KosterWisata
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kos Rp2 Juta, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta
  • Koster Klarifikasi Video Viral “Diam Kamu”
  • Koster Nilai Putusan PTUN Lift Kaca Aneh, Pemprov Bali Banding
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?