• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Pansus TRAP DPRD Bali saat rapat evaluasi. -Balitopik.com

Pansus TRAP DPRD Bali Evaluasi Data Konservasi Hutan Mangrove dan Wilayah Pesisir Sikapi Skandal 106 Sertifikat Tahura

8 bulan ago
Ilustrasi Lone Wolf. -BALITOPIK.COM

Mengenal Kepribadian Lone Wolf, Sosok Mandiri yang Kerap Disalahpahami

3 jam ago
Sanggar Seni Waduk, Banjar Umakepuh, Desa Buduk, tampil membawakan Topeng Suluh sebagai Duta Kabupaten Badung pada PKB XLVIII 2026 di Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Bali. -IST

Topeng Suluh Duta Badung Hidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB XLVIII 2026

5 jam ago
Komunitas Seni Nyenit-Nyenir Banjar Sulangai tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Pergelaran Semara Pagulingan pada PKB XLVIII 2026 dengan mengangkat filosofi Wong Samar. -IST

Filosofi Wong Samar, Pesan Spiritual sajian Semara Pagulingan

1 hari ago
Penampilan Bapang Barong Duta Kabupaten Badung sukses memukau ribuan penonton pada ajang Wimbakara (Lomba) Tari Barong Ket dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. -IST

Tampil Terakhir, Bapang Barong Badung Bergelora di Panggung PKB 2026

1 hari ago
Ketua PHDI Provinsi Bali, I Nyoman Kenak saat menunjukan 8 rekomendasi PHDI Bali. -BALITOPIK.COM

8 Rekomendasi PHDI Bali soal Nasib Pura di BTID

1 hari ago
Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

Sekaa Gong Gita Swastika Tampil Memukau di PKB 2026, Drama Gong Badung Angkat “Tirta Usada Segara”

2 hari ago
Rektor STTI Cornerstone, Pdt. Dr. David Henry Parera, SE., MA.Ce., M.Th., MM

Kuliah Teologi Bisa Online, STTI Cornerstone Bali Buka Pendaftaran

2 hari ago
Sanggar Titi Bah saat tampil di PKB 2026. -IST

Sanggar Titi Bah Tampil Total di PKB 2026, Arja Klasik Badung Tebar Pesan Kehidupan

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pansus TRAP DPRD Bali Evaluasi Data Konservasi Hutan Mangrove dan Wilayah Pesisir Sikapi Skandal 106 Sertifikat Tahura

Reporter balitopik.com
20 Oktober 2025 - 1:14 pm
Pansus TRAP DPRD Bali saat rapat evaluasi. -Balitopik.com

Pansus TRAP DPRD Bali saat rapat evaluasi. -Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menggelar rapat penting di Ruang Rapat Bapemperda Lt. II, Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin, 20 Oktober 2025.

Rapat tersebut lebih fokus pada evaluasi dan pengumpulan data 6 desa di wilayah Kota Denpasar, yaitu Sanur Kauh, Sidakarya, Sesetan, Serangan, Pedungan, Pemogan. Sementara itu, untuk Kabupaten Badung lebih fokus pada Desa Kuta, Kedonganan, Jimbaran, Tuban dan Tanjung Benoa.

Sebagai wilayah konservasi hutan mangrove, hutan lindung baik yang dikelola Tahura maupun di luar Tahura diakui sebagai penguasaan orang perorangan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr.(C) I Made Supartha, SH.,MH., memimpin Rapat dan dihadiri Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali I Dewa Rai S.H.,M.H., Putu Diah Pradnya Maharani, Dr.Somvir, Ketua Komisi 1 Nyoman Budi Utama, I Nyoman Suwitra , Gede Harja Astawa, Kelompok Pakar Tim Ahli DPRD Bali.

Selain itu, juga hadir  berbagai instansi teknis, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Kantor Pertanahan Kota Denpasar serta Kantor Pertanahan Kabupaten Badung.

Hadir pula, UPTD Taman Hutan Raya Ngurah Rai dan Balai Wilayah Sungai Bali-Penida, untuk memberikan data dan klarifikasi lapangan.

Fokus utama rapat ini mengumpulkan data terkait berbagai macam kegiatan yang diduga pelanggaran wilayah mangrove, diantaranya ada kegiatan industri, perdagangan, jasa, proyek pengembang, proyek pabrik, dugaan penyerobotan hutan mangrove, penerbitan SHM di mangrove, patok mangrove yang sudah berpindah, segera dilakukan pengukuran ulang di luasan wilayah hutan mangrove konservasi, kegiatan hotel dan restoran, kawasan Tahura yang tertera  1.370,5 ha (seribu tiga ratus tujuh pulu tiga koma lima hektar) wajib sebagai  wilayah resapan air.

“Hal tersebut bertujuan untuk menjaga banjir rop, tsunami dan hutan mangrove sebagai  paru-paru dunia sebagai produksi oksigen terbaik dan menjaga kualitas udara dan lingkungan yang terbaik di kawasan mangrove, ada jenis mangrove terbaik yang tidak ada di dunia. Semuanya dievaluasi dalam Rapat Pansus TRAP pagi hari ini,” kata Made Supartha.

Menurutnya, kawasan-kawasan tersebut diketahui memiliki posisi strategis sekaligus rentan terhadap tekanan pembangunan, terutama di sekitar zona konservasi Hutan Mangrove dan Pesisir Selatan Bali.

Langkah evaluasi ini merupakan bagian dari menjalankan fungsi pengawasan legislatif terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah dan kebijakan tata ruang, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan Ekosistem Pesisir dan Aset Daerah.

“Pansus ingin memastikan seluruh kegiatan pembangunan di kawasan konservasi dan pesisir dilakukan sesuai aturan, tanpa menabrak rencana tata ruang,” kata Made Supartha yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali.

Dalam surat undangan resmi yang ditandatangani Dewa Made Mahayadnya, juga disampaikan himbauan, agar peserta rapat membawa tumbler pribadi, sejalan dengan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai  sebagai bentuk komitmen terhadap gerakan Bali ramah lingkungan.

Melalui Rapat ini, Made Supartha berharap  dapat menghasilkan data akurat dan rekomendasi kebijakan yang menjadi dasar bagi langkah penertiban dan penegakan hukum di kawasan konservasi hutan mangrove serta wilayah pesisir yang kini banyak disorot akibat alih fungsi lahan Mangrove dan pembangunan akomodasi wisata yang tidak terkendali.

Dalam Rapat Pansus diketahui, bahwa Peserta Rapat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di perluasan bersama Penegak Hukum akan melakukan kegiatan Lapangan Sidak di Wilayah Mangrove  hari kedepan. (*)

Tags: I Made SuparthaPANSUS TRAP DPRD Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Mengenal Kepribadian Lone Wolf, Sosok Mandiri yang Kerap Disalahpahami
  • Topeng Suluh Duta Badung Hidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB XLVIII 2026
  • Filosofi Wong Samar, Pesan Spiritual sajian Semara Pagulingan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?