• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Kiri-Kanan: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. -IST

PSEL Dibangun, Jaya Negara Ucap Terima Kasih ke Prabowo

46 menit ago
Kolase: Desak Made Rita Kusuma Dewi. -IST

Bangga! Desak Made, Putri asal Buleleng Jadi Juara Dunia Panjat Tebing

7 menit ago
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan (kanan). -IST

Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Gojek, Paspor Bisa Diantar Langsung ke Rumah

6 jam ago
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa (kedua dari kanan) saat menhadiri peletakan batu pertama PSEL Denpasar Raya. -IST

Bupati Badung: PSEL Denpasar Raya Adalah Langkah Besar Atasi Sampah dan Jaga Pariwisata Bali

6 jam ago
HiLo Strong Fest 2026 di Bali

HiLo Strong Fest 2026 Hadir di Bali, Ajak Masyarakat Rajin Latihan Beban untuk Cegah Sarcopenia

7 jam ago
KSB Flobamora Bali Masa Bakti 2023–2026. -IST

RTA Flobamora Bali 2026 Digelar 12 Juli, Agenda LPJ dan Pilih Ketua Umum Baru

7 jam ago
Potret peresmian proyek sekaligus penandatanganan kerja sama pihak-pihak terkait. -BALITOPIK.COM

PSEL Bali Resmi Dibangun, Masalah Sampah Ditargetkan Tuntas Mulai 2028

19 jam ago
ILUSTRASI

PSEL Senilai 3 T Resmi Dibangun di Bali, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

22 jam ago
Gedung Fakultas Kedokteran Unud. -IST

Sembilan Mahasiswa Beasiswa SKSS Ambil Kedokteran di Unud, Bukti Program Koster Buka Akses Pendidikan Tanpa Batas

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PSEL Dibangun, Jaya Negara Ucap Terima Kasih ke Prabowo

Reporter balitopik.com
9 Juli 2026 - 10:00 am
Kiri-Kanan: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. -IST

Kiri-Kanan: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas dimulainya pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya, yang ditandai dengan groundbreaking di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7/2026).

Menurut Jaya Negara, dimulainya pembangunan PSEL menjadi tonggak penting dalam upaya menyelesaikan persoalan sampah yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan utama di kawasan Denpasar Raya. Ia menilai proyek tersebut merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah pusat terhadap Bali, khususnya dalam mendukung sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan.

“Astungkare groundbreaking pengolahan sampah menjadi listrik bisa terwujud. Terima kasih Bapak Presiden,” ujar Jaya Negara.

PSEL Denpasar Raya merupakan proyek strategis nasional yang menjadi bagian dari percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Bali menjadi daerah pertama yang memulai pembangunan proyek tersebut sebagai model pengelolaan sampah modern di Indonesia.

Proyek ini dibangun melalui kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, PT PLN (Persero), Danantara Indonesia, serta Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) yang dibentuk khusus untuk merealisasikan pembangunan dan operasional fasilitas tersebut.

Pemerintah Kota Denpasar bersama Pelindo menyiapkan lahan seluas sekitar enam hektare di kawasan Pelabuhan Benoa. Sementara Pemerintah Provinsi Bali bertanggung jawab melakukan pematangan lahan guna mempercepat proses konstruksi.

Nilai investasi proyek diperkirakan mencapai sekitar Rp3 triliun, yang berasal dari skema investasi melalui Danantara bersama mitra pengembang. Untuk mendukung operasional pembangkit listriknya, telah dilakukan penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) antara PT PLN (Persero) dengan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola PSEL, sehingga listrik yang dihasilkan nantinya dapat disalurkan ke jaringan PLN.

Fasilitas ini dirancang menggunakan teknologi moving grate incinerator, teknologi yang telah banyak diterapkan di berbagai negara maju. Sistem tersebut dilengkapi Air Pollution Control System (APCS) berlapis dengan standar emisi European Industrial Emissions Directive (EU IED) sehingga mampu mengurangi emisi secara signifikan dibandingkan sistem pembuangan terbuka di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Saat mulai beroperasi nanti, PSEL Denpasar Raya ditargetkan mampu mengolah sekitar 1.500 ton sampah setiap hari atau lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun. Kapasitas tersebut diperkirakan mampu menangani lebih dari 40 persen total timbulan sampah di Bali, khususnya yang berasal dari kawasan Denpasar Raya yang meliputi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Selain mengurangi volume sampah yang selama ini berakhir di TPA, fasilitas tersebut juga diproyeksikan mampu menekan emisi gas rumah kaca hingga sekitar 640 ribu ton CO₂ per tahun dan mengurangi kebutuhan lahan TPA hingga sekitar 80 persen.

Dari sektor energi, PSEL Denpasar Raya akan menghasilkan listrik hijau yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan sekitar 100.000 rumah tangga di Bali. Kehadiran fasilitas ini juga diproyeksikan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau selama masa pembangunan maupun operasional.

Jaya Negara menilai pembangunan PSEL menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak Kota Denpasar dalam mengatasi peningkatan volume sampah seiring pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, dan sektor pariwisata.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya mengandalkan sistem penimbunan di TPA, melainkan harus memanfaatkan teknologi yang mampu mengubah sampah menjadi sumber energi sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

Bagi Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali sekaligus destinasi wisata internasional, keberadaan PSEL dinilai akan memperkuat citra Bali sebagai daerah yang serius membangun sistem pengelolaan lingkungan yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

“Semoga proses konstruksi berjalan sesuai jadwal sehingga PSEL dapat mulai beroperasi sesuai target, yakni akhir tahun 2027, dengan operasi komersial penuh pada Semester I Tahun 2028,” tandasnya. (*)

Tags: DanantaraEnergi TerbarukanGroundbreaking PSELI Gusti Ngurah Jaya NegaraJaya NegaraKabupaten BadungKota Denpasarlingkungan BaliPariwisata BaliPelabuhan BenoaPengolahan Sampah Menjadi Energi ListrikPLNPrabowo SubiantoPSEL BaliPSEL Denpasar RayaSampah Baliwaste to energyWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Bangga! Desak Made, Putri asal Buleleng Jadi Juara Dunia Panjat Tebing
  • PSEL Dibangun, Jaya Negara Ucap Terima Kasih ke Prabowo
  • Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Gojek, Paspor Bisa Diantar Langsung ke Rumah
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?