• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa (kedua dari kanan) saat menhadiri peletakan batu pertama PSEL Denpasar Raya. -IST

Bupati Badung: PSEL Denpasar Raya Adalah Langkah Besar Atasi Sampah dan Jaga Pariwisata Bali

25 menit ago
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan (kanan). -IST

Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Gojek, Paspor Bisa Diantar Langsung ke Rumah

4 menit ago
HiLo Strong Fest 2026 di Bali

HiLo Strong Fest 2026 Hadir di Bali, Ajak Masyarakat Rajin Latihan Beban untuk Cegah Sarcopenia

1 jam ago
KSB Flobamora Bali Masa Bakti 2023–2026. -IST

RTA Flobamora Bali 2026 Digelar 12 Juli, Agenda LPJ dan Pilih Ketua Umum Baru

2 jam ago
Potret peresmian proyek sekaligus penandatanganan kerja sama pihak-pihak terkait. -BALITOPIK.COM

PSEL Bali Resmi Dibangun, Masalah Sampah Ditargetkan Tuntas Mulai 2028

13 jam ago
ILUSTRASI

PSEL Senilai 3 T Resmi Dibangun di Bali, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

16 jam ago
Gedung Fakultas Kedokteran Unud. -IST

Sembilan Mahasiswa Beasiswa SKSS Ambil Kedokteran di Unud, Bukti Program Koster Buka Akses Pendidikan Tanpa Batas

23 jam ago
Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana. -BALITOPIK.COM

Unud: Sisa Dana Hibah Monumen Prabu Udayana Akan Dikembalikan ke Kas Daerah

1 hari ago
Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana dan jajaran saat konferensi pers. -BALITOPIK.COM

Unud Tambah Kuota Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana Jadi 250 Mahasiswa pada 2026

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bupati Badung: PSEL Denpasar Raya Adalah Langkah Besar Atasi Sampah dan Jaga Pariwisata Bali

Reporter balitopik.com
9 Juli 2026 - 4:35 am
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa (kedua dari kanan) saat menhadiri peletakan batu pertama PSEL Denpasar Raya. -IST

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa (kedua dari kanan) saat menhadiri peletakan batu pertama PSEL Denpasar Raya. -IST

BALITOPIK.COM, BADUNG – Upaya mengatasi persoalan sampah di Bali memasuki babak baru. Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7/2026).

Proyek strategis nasional ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang hadir dalam acara tersebut menyebut dimulainya pembangunan PSEL sebagai momentum penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern bagi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Menurutnya, proyek ini telah lama dinantikan karena mampu menjawab tantangan meningkatnya volume sampah di kawasan Sarbagita.

“Astungkara, groundbreaking PSEL yang telah lama kita nantikan akhirnya dapat terlaksana. Ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu bagi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar,” ujar Adi Arnawa.

PSEL Denpasar Raya dirancang mampu mengolah sedikitnya 1.200 ton sampah setiap hari yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Dengan mengadopsi teknologi Waste-to-Energy (WtE), fasilitas ini tidak hanya mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA), tetapi juga mengubah sampah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Keberadaan fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menekan emisi gas rumah kaca, mengurangi pencemaran lingkungan, serta memperkuat upaya Bali dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Adi Arnawa menilai pembangunan PSEL juga akan meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap komitmen Bali dalam menjaga lingkungan hidup. Hal itu dinilai penting mengingat citra kebersihan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi daya saing pariwisata Pulau Dewata.

“Persoalan sampah selama ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk wisatawan mancanegara. Dengan hadirnya fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik ini, Bali menunjukkan keseriusannya menghadirkan solusi yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali, serta Danantara yang telah mendorong percepatan realisasi proyek tersebut. Menurutnya, seluruh pihak kini memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Selain meningkatkan kualitas lingkungan, PSEL diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali. Lingkungan yang lebih bersih diharapkan semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Groundbreaking PSEL Denpasar Raya turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Wayan Koster menyebut pembangunan PSEL sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pemrosesan akhir (TPA) sekaligus mempercepat transformasi pengelolaan sampah di Bali.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan proyek tersebut merupakan bagian dari strategi nasional pemerintah dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Di sisi lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani memastikan pemerintah akan mengawal proses pembangunan agar selesai tepat waktu. Sesuai target, konstruksi PSEL diperkirakan rampung dalam sekitar 15 bulan, sehingga fasilitas tersebut dapat mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2027.

Dengan beroperasinya PSEL Denpasar Raya nanti, Bali diharapkan tidak hanya memiliki solusi permanen terhadap persoalan sampah, tetapi juga menjadi contoh penerapan ekonomi hijau melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi baru yang berkelanjutan. (*)

Tags: BadungBali TopikBupati BadungDanantaraDenpasarEnergi TerbarukanGroundbreaking PSELI Wayan Adi Arnawalingkungan BaliPariwisata Balipengelolaan sampahPengolahan Sampah Menjadi Energi ListrikPSEL BaliPSEL Denpasar RayaRosan RoeslaniSampah BaliSarbagitawaste to energyWayan KosterZulkifli Hasan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Gojek, Paspor Bisa Diantar Langsung ke Rumah
  • Bupati Badung: PSEL Denpasar Raya Adalah Langkah Besar Atasi Sampah dan Jaga Pariwisata Bali
  • HiLo Strong Fest 2026 Hadir di Bali, Ajak Masyarakat Rajin Latihan Beban untuk Cegah Sarcopenia
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?