• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha. -Balitopik.com

Supartha Bantah Omongan Influencer yang Sebut Pansus Trap jadi Alat Eksekutif

8 bulan ago
Harmaini Hasibuan, S.H (depan ketiga dari kiri) dan saat konferensi pers. -IST

Babak Baru Kasus Tanah Pura Dalam Balangan 

13 jam ago
Petugas Imigrasi Ngurah Rai saat mengawal pendeportasian terhadap 12 WNA. -IST

Deportasi Massal WNA Bermasalah di Bali, 12 Orang Diusir dalam 10 Hari

14 jam ago
Para relawan dari Aliansi Bali Peduli Bencana Flores saat membagikan sembako di sejumlah lokasi. -IST

Aliansi Bali Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Flores

14 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti perayaan Tumpek Uye. -IST

Tumpek Uye dan Aksi Serentak Lindungi Satwa

19 jam ago
Ilustrasi. -BALITOPIK.COM

Menggugat Perilaku ‘Mengadatkan’ Sistem Keuangan Kolonial di Bali

20 jam ago
Warga Negara (WN) Australia berinisial MS (59) saat dideportasi. -IST

MS Dideportasi Usai Jalani Hukuman 18 Tahun Penjara

2 hari ago
Perum BULOG Kantor Wilayah Bali saat melakukan pemantauan. -IST

Stok Beras Bali 7.657 Ton, BULOG Perketat Pantauan Harga di Pasar

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Supartha Bantah Omongan Influencer yang Sebut Pansus Trap jadi Alat Eksekutif

Reporter balitopik.com
14 Januari 2026 - 10:15 am
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha. -Balitopik.com

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha. -Balitopik.com

Balitopik.com, BALI – Seorang influencer Benny Subawa melalui postingan di instagramnya @bennysubawa mengomentari kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali yang selama ini melakukan sidak izin bangunan ke sejumlah tempat.

Menurutnya, pekerjaan semacam itu seharusnya dilakukan oleh eksekutif dalam konsep Trias Politika. Ia mendisclaimer pernyataannya yang menyebut DPRD Bali melalui Pansus TRAP telah dijadikan alat eksekutif.

“Melalui Pansus TRAP yang dibentuk saya melihat taring tajam dewan kita malah jadi alatnya eksekutif, ini dalam konteks eksekusi hukum di lapangan, andai saja taring tajam mereka ditujukan pada pemerintah, kan tugas primer mereka di sana,” kata Benny Subawa dalam video di postingannya tersebut.

“Saya aneh ngelihat dewan yang turun ke lapangan bareng Satpol PP untuk segel kanan kiri, itu keren sih tapi itu kan domain murni eksekutif,” celotehnya lagi.

Terkait pernyataan influencer Benny Subawa itu, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha pun menjelaskan. Supartha mengatakan penyelenggara pemerintah daerah itu ada eksekutif (Gubernur, Bupati, Walikota) dan legislatif (DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota).

Ia menjelaskan, Pansus TRAP DPRD Bali dibentuk karena fenomena maraknya pembangunan liar, tujuannya baik membasmi sampai ke akar-akar. DPRD Bali kemudian membentuk Pansus TRAP dengan tugas melakukan pengawasan menyeluruh terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) strategis, “membersihkan” pelanggaran tata ruang dan perizinan di Bali.

Selain itu, untuk memastikan pembangunan selaras dengan filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, mengevaluasi izin-izin yang bermasalah, menyisir pembangunan ilegal, mengawal aset, dan memberikan rekomendasi penegakan hukum demi keberlanjutan ruang hidup Bali.

“Jadi kedua lembaga penyelenggara pemerintahan daerah (legislatif dan eksekutif) ini sepakat untuk menjaga Bali karena sekarang ini gempuran pembangunan di Bali ini massif dari investor dalam maupun luar. Terbukti setelah disidak selalu ada saja ditemukan pembangunan di tempat-tempat yang dilarang,” katanya kepada Bali Topik, Rabu (14/1/2026).

Supartha menegaskan, Pansus TRAP tidak mengambil domain eksekutif apalagi menjadi alat eksekutif. Apa yang dilakukan Pansus TRAP selama ini adalah bentuk nyata pengawasan sebagaimana tugas legislatif. Bahwa fungsi legislatif tidak hanya di ruang rekomendasi dan omon-omon.

“Itu yang selama ini kita kerjakan, kan positif. Tidak ada yang mengambil (pekerjaan eksekutif) kita justru bekerja sama. Kalau kita gak jaga ruang-ruang di Bali ini, ke depan nanti kalau tata ruangnya sudah amburadul anak cucu kita bagaimana,” ungkapnya

“Maka dari itu kita semua elemen baik itu masyarakat, teman-teman media, legislatif-eksekutif-yudikatif, pemerintahan dari provinsi sampai kabupaten/kota dan seluruh lapisan sama-sama kita bergotong royong menjaga alam Bali dan seluruh isinya,” tutup Supartha. (*)

Tags: BaliBali TopikDPRD BaliI Made SuparthaPANSUS TRAP DPRD Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Babak Baru Kasus Tanah Pura Dalam Balangan 
  • Deportasi Massal WNA Bermasalah di Bali, 12 Orang Diusir dalam 10 Hari
  • Aliansi Bali Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Flores
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?