• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack (tengah). -BALITOPIK.COM

Tanggapan Resmi DPRD Bali soal Golkar Keluar dari Pansus TRAP, Dewa Jack Sebut Tak Ganggu Kinerja Pansus

2 bulan ago
Warga Negara (WN) Australia berinisial MS (59) saat dideportasi. -IST

MS Dideportasi Usai Jalani Hukuman 18 Tahun Penjara

4 jam ago
Perum BULOG Kantor Wilayah Bali saat melakukan pemantauan. -IST

Stok Beras Bali 7.657 Ton, BULOG Perketat Pantauan Harga di Pasar

4 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

9 jam ago
Para peserta saat mengikuti uji kompetensi chef. -BALITOPIK.COM

Standar Chef Dapur MBG Diperketat, 30 Peserta Ikuti Uji Kompetensi

15 jam ago
Potret pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung. -IST

Tambang 5,8 Hektare di Kampial Disegel Pansus TRAP

1 hari ago
C.H (diblur) saat mengikuti sidang di PN Denpasar, Kamis (3/9/2026). -IST

WN Tiongkok Pakai Paspor Malaysia Palsu Masuk Bali, Kini Diadili di PN Denpasar

1 hari ago
Erick Tohir dan Nyoman Parta. -Medsos Nyoman Parta

Erick Thohir Bisiki Nyoman Parta, Lalu Tuangkan Air ke Gelasnya

1 hari ago
Koordinator Pusat Aliansi BEM se-Bali, Kadek Surya Dewantara. -IST

Upah Bali Rendah, BEM se-Bali Desak Pemerintah Bertindak

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tanggapan Resmi DPRD Bali soal Golkar Keluar dari Pansus TRAP, Dewa Jack Sebut Tak Ganggu Kinerja Pansus

Reporter balitopik.com
20 Juli 2026 - 8:06 am
Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack (tengah). -BALITOPIK.COM

Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack (tengah). -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, BALI – Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya atau yang akrab disapa Dewa Jack, akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait keputusan Fraksi Partai Golkar yang menyatakan keluar dari Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP). Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang justru menunjukkan sehatnya kehidupan kelembagaan di DPRD Bali.

Dewa Jack menilai perbedaan pandangan mengenai tata tertib DPRD merupakan hal yang lumrah terjadi dalam lembaga legislatif. Bahkan, ia melihat kondisi tersebut sebagai tanda bahwa seluruh anggota dewan semakin peduli terhadap aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Saya melihat ini sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Tentu ini menunjukkan sehatnya dan dinamisnya lembaga kita di DPRD Bali. Perbedaan penafsiran terhadap tata tertib yang kita miliki itu wajar-wajar saja dan justru menunjukkan semua anggota dewan mulai peduli,” ujar Dewa Jack di kantor DPRD Bali, Senin (20/7/2026).

Ia menegaskan, secara kelembagaan DPRD Bali menghormati sikap politik yang diambil masing-masing fraksi. Menurutnya, perbedaan pandangan mengenai masa kerja Pansus TRAP tidak perlu dipertentangkan karena seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga marwah lembaga legislatif.

“Secara kelembagaan kami sangat menghormati sikap politik masing-masing fraksi. Perbedaan pandangan ini biasa terjadi. Hanya kali ini memang agak mencuat karena ada yang memandang masih ada hal-hal teknis yang perlu diselesaikan hingga masa bakti pansus tetap berjalan sampai berakhir. Sudut pandang ini sama-sama memiliki niat baik untuk menjaga marwah dewan,” katanya.

Meski telah muncul pernyataan politik dari Partai Golkar, Dewa Jack mengungkapkan hingga kini pimpinan DPRD Bali belum menerima usulan resmi dari Fraksi Golkar terkait penarikan anggotanya dari Pansus TRAP.

Menurutnya, yang terjadi sejauh ini baru sebatas instruksi lisan dari Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih, yang meminta kader Golkar tidak lagi terlibat dalam kerja-kerja pansus.

“Perlu saya tegaskan, usulan resmi belum ada. Mungkin teman-teman melihat ini masih di tataran media sosial. Jadi kami masih menunggu sampai usulan itu benar-benar ada,” tegasnya.

Untuk meredam polemik yang berkembang, unsur pimpinan DPRD Bali akan segera memfasilitasi dialog bersama seluruh pimpinan fraksi dan pimpinan Pansus TRAP melalui rapat pimpinan (Rapim).

Dalam forum tersebut, seluruh pihak akan kembali mencermati dokumen tata tertib DPRD Bali guna mencari solusi terbaik melalui musyawarah dan mufakat.

“Langkah kami di unsur pimpinan akan segera memfasilitasi ruang dialog bersama semua pimpinan fraksi. Rencananya kita akan menggelar rapat pimpinan bersama pimpinan fraksi dan pimpinan pansus. Kita akan duduk bersama membuka kembali dokumen tata tertib untuk mencari titik temu yang paling bijak secara musyawarah mufakat,” jelasnya.

Dewa Jack juga memastikan polemik yang terjadi tidak akan menghambat kinerja Pansus TRAP. Ia menegaskan pansus tetap bekerja sesuai jadwal hingga masa tugasnya berakhir pada 6 Oktober 2026.

Menurutnya, setelah penyampaian rekomendasi tahap kedua, masih terdapat tujuh agenda pembahasan yang harus diselesaikan.

“Apakah ini akan mempengaruhi kinerja pansus? Tentu tidak. Sebelum rekomendasi hasil pansus yang kedua disampaikan, masih tersisa tujuh agenda yang akan kita selesaikan sampai dengan 6 Oktober 2026,” pungkasnya. (*)

Tags: Berita BaliDenpasarDewa JackDewa Made MahayadnyaDPRD BaliDPRD Provinsi BaliFraksi GolkarGde Sumarjaya LinggihGolkar BaliPansus DPRD BaliPansus TRAPPemerintahan Balipolitik BaliTata Ruang BaliTRAP Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • MS Dideportasi Usai Jalani Hukuman 18 Tahun Penjara
  • Stok Beras Bali 7.657 Ton, BULOG Perketat Pantauan Harga di Pasar
  • Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?