• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra (tengah) dan perwakilan 30 sekolah penerima penghargaan adiwiyata. -IST/Balitopik.com

30 Sekolah Dapat Penghargaan Adiwiyata karena Peduli Lingkungan

11 bulan ago
Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. -BALITOPIK.COM

DPRD Bali Dorong Banding, Polemik Lift Kaca Kelingking Berlanjut

2 jam ago
Ketua dan Sekretaris Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budiutama (kiri) dan I Nyoman Oka Antara. -IST

Kos Rp2 Juta, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta

6 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster Klarifikasi Video Viral “Diam Kamu”

6 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster Nilai Putusan PTUN Lift Kaca Aneh, Pemprov Bali Banding

7 jam ago
Suasana sidang paripurna ke-48 DPRD Provinsi Bali. -BALITOPIK.COM

Dewa Jack ‘Kesepian’ di Meja Pimpinan Sidang Paripurna ke-48

7 jam ago
Harmaini Hasibuan, S.H (depan ketiga dari kiri) dan saat konferensi pers. -IST

Babak Baru Kasus Tanah Pura Dalam Balangan 

21 jam ago
Petugas Imigrasi Ngurah Rai saat mengawal pendeportasian terhadap 12 WNA. -IST

Deportasi Massal WNA Bermasalah di Bali, 12 Orang Diusir dalam 10 Hari

22 jam ago
Para relawan dari Aliansi Bali Peduli Bencana Flores saat membagikan sembako di sejumlah lokasi. -IST

Aliansi Bali Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Flores

22 jam ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

30 Sekolah Dapat Penghargaan Adiwiyata karena Peduli Lingkungan

Reporter balitopik.com
8 Oktober 2025 - 12:43 pm
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra (tengah) dan perwakilan 30 sekolah penerima penghargaan adiwiyata. -IST/Balitopik.com

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra (tengah) dan perwakilan 30 sekolah penerima penghargaan adiwiyata. -IST/Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengapresiasi peran sekolah-sekolah di Bali yang berhasil menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui program Adiwiyata.

Tahun ini, sebanyak 30 sekolah menerima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Bali 2025 yang dinilai berkomitmen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dan berkelanjutan.

Acara penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Denpasar, pada Rabu (8/10). Dalam sambutannya, Sekda Dewa Made Indra menyampaikan kebanggaannya atas semakin banyaknya sekolah di Bali yang aktif berpartisipasi dalam gerakan pelestarian lingkungan.

Bappenas Dukung Percepatan Pembangunan Bali

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya bangga dan senang karena semakin banyak sekolah yang mendapat penghargaan di bidang lingkungan hidup, khususnya dalam pendidikan lingkungan. Piagam ini menjadi pemantik lahirnya budaya kebersihan di sekolah,” ujarnya.

Dewa Made Indra menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kesadaran dan tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.

“Perlu kerja sama yang kuat antara Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dengan kabupaten/kota agar upaya membangun kesadaran lingkungan dapat berjalan berkesinambungan,” katanya.

Ketok Tularkan Kesadaran Pemilahan Sampah, Ibu Putri Koster “Nyobiahang” Program PSBS PADAS kepada TP PKK dan PAKIS di Tabanan

Menurutnya, keberhasilan sekolah meraih penghargaan tidak lepas dari peran kepala sekolah sebagai pemimpin penggerak perubahan.

“Pemimpin adalah motor penggerak organisasi. Tanpa pemimpin, tidak akan ada capaian. Bapak dan Ibu kepala sekolah adalah pemimpin yang hebat, dan saya yakin banyak di antara Anda yang juga telah menerima penghargaan lain karena kualitas kepemimpinan yang baik,” imbuhnya.

Sekda juga mengingatkan bahwa peningkatan jumlah penduduk Bali telah berdampak pada berkurangnya ruang terbuka dan meningkatnya produksi sampah. Karena itu, pemahaman dan kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan.

KPH Bali Utara Klarifikasi Isu Pembabatan Hutan di Desa Ambengan

“Pendidikan bukan hanya soal kecerdasan otak, tetapi juga kecerdasan hati dan keterampilan agar peserta didik berkarakter, peduli, dan berbudaya lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa penanganan sampah kini menjadi isu strategis di Bali dan termasuk dalam program super prioritas sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), sekolah diharapkan dapat menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Rentin, menjelaskan bahwa tim pembina dan penilai Adiwiyata terdiri atas unsur independen untuk menjamin objektivitas penilaian.

Bali Terima Bansos dari Pusat dan Komisi VIII DPR RI untuk Bencana Banjir

“Penilaian dilakukan secara diam-diam tanpa pemberitahuan sebelumnya agar benar-benar menemukan sekolah yang peduli lingkungan secara nyata, bukan yang dibuat-buat,” jelasnya.

Ia menambahkan, penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, dan sekolah terbaik akan diusulkan ke tingkat nasional.

“Kami berharap semakin banyak sekolah yang ikut terlibat aktif dalam program ini karena pendidikan lingkungan merupakan bagian penting dari masa depan Bali yang bersih dan berkelanjutan,” kata Rentin.

Koster Yakin 33.086 Rumah Tak Layak Huni di Bali Tuntas 2029

Adapun penerima penghargaan tahun ini terdiri atas 22 sekolah dasar (SD), 6 sekolah menengah pertama (SMP), dan 2 sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK). Jenjang SD meliputi antara lain SDN 23 Dangin Puri, SDN 1 Abianbase, SDN 2 Sangeh, dan SD Saraswati Tabanan. Untuk jenjang SMP, di antaranya SMPN 2 Seririt, SMPN 1 Seririt, dan SMPN 2 Candikusuma. Sedangkan jenjang SMA/SMK terdiri atas SMKN 2 Negara dan SMA Firdaus.

Melalui penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap semakin banyak sekolah yang menjadi teladan dalam gerakan peduli lingkungan, sekaligus memperkuat komitmen menuju Bali yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. (*)

Tags: BaliBali Bebas SampahDewa Made IndraPeduli LingkunganPenghargaan AdiwiyataSekda Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • DPRD Bali Dorong Banding, Polemik Lift Kaca Kelingking Berlanjut
  • Kos Rp2 Juta, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta
  • Koster Klarifikasi Video Viral “Diam Kamu”
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?