• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Endang Hastuty Bunga, S.H. -BALITOPIK.COM

Tak Cukup Cantik, Perempuan Harus Berpendidikan, Mandiri, dan Berani Bersuara

3 bulan ago
Seorang model saat tampil pada acara peluncuran Dekranasda Bali Fashion Road Show. -IST

Putri Koster Luncurkan Dekranasda Bali Fashion Road Show

4 jam ago
Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja. -IST

Manifesto SMSI Bali soal Kebebasan Pers usai Togar Gugat 4 Media

5 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster: Pertanian dan Pariwisata Harus Tumbuh Bersama

18 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster: Bali Harus Punya Mesin Ekonomi Baru di Luar Pariwisata

18 jam ago
Kolase:Januaria Awalde Berek dan sebidang tanah yang diduga dicaplok. -IST

Diduga Caplok Tanah Warga Warisan Tahun 1826, Wakil Ketua DPRD Belu Disorot

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Pemprov Bali Tutup Akses OSS untuk Sejumlah Usaha PMA Guna Lindungi UMKM Lokal Bali

2 hari ago
Sidang perdana gugatan perdata senilai Rp25 miliar yang diajukan advokat Togar Situmorang terhadap empat perusahaan media di Bali berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (22/7/2026). -IST

Sidang Gugatan Rp25 Miliar terhadap Empat Media di Bali Bergulir, Tim Kuasa Hukum Pers Siap Hadapi Mediasi

2 hari ago
Suasana Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (Rakorkesda) Provinsi Bali yang digelar di UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali, Selasa (21/7/2026). -IST

Rakorkesda Bali Perkuat Transformasi Sistem Kesehatan, Fokus pada Enam Pilar Nasional

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tak Cukup Cantik, Perempuan Harus Berpendidikan, Mandiri, dan Berani Bersuara

Reporter balitopik.com
21 April 2026 - 4:55 am
Endang Hastuty Bunga, S.H. -BALITOPIK.COM

Endang Hastuty Bunga, S.H. -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, OPINI – Momentum peringatan Raden Ajeng Kartini 21 April 2026 seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Lebih dari itu, Hari Kartini adalah refleksi mendalam: apakah perempuan Indonesia benar-benar sudah merdeka?

Realitas di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya. Kasus pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penganiayaan, hingga eksploitasi perempuan masih terus terjadi dan cenderung meningkat setiap tahun.

Pengacara muda asal Bali–NTT, Endang Hastuty Bunga, S.H., menyuarakan sikap tegasnya. Ia menilai persoalan perempuan bukan lagi sekadar isu sosial, melainkan telah menjadi krisis kemanusiaan yang serius.

“Perempuan bukan lemah, tetapi sering dilemahkan oleh sistem, budaya, dan pola pikir yang salah,” tegas Endang.

Sebagai aktivis perempuan dan anak yang juga aktif di berbagai organisasi hukum dan sosial di Bali, Endang melihat langsung bagaimana banyak perempuan memilih diam saat mengalami ketidakadilan.

“Diam bukan solusi. Diam justru memperpanjang penderitaan.” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu akar persoalan terbesar adalah minimnya akses pendidikan dan kemandirian perempuan. Kondisi ini membuat banyak perempuan terjebak dalam ketidakberdayaan.

“Pesan saya jelas: perempuan harus berpendidikan. Pendidikan adalah kunci untuk keluar dari kerentanan.”

Tak hanya itu, Endang menekankan pentingnya kemandirian finansial sebagai bentuk perlindungan diri.

“Perempuan harus bisa menghasilkan uang sendiri. Bukan untuk menyaingi laki-laki, tapi agar punya kendali atas hidupnya.”

Dalam dunia profesional, ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara emosi dan rasionalitas.

“Perasaan itu manusiawi, tapi jangan sampai mengendalikan masa depan.”

Lebih jauh, Endang mengajak perempuan untuk mengubah cara pandang terhadap diri sendiri, termasuk soal standar kecantikan.

“Cantik bukan hanya soal fisik. Cantik adalah bagaimana kita berpikir, bertindak, dan memberi dampak.”

Ia menegaskan bahwa kesetaraan gender bukanlah pertarungan antara perempuan dan laki-laki, melainkan kemitraan yang saling menghargai.

“Perempuan tidak perlu merendahkan diri, dan laki-laki bukan musuh.”

Di akhir pernyataannya, Endang menyampaikan seruan kuat yang menjadi pesan utama Hari Kartini tahun ini:

“Perempuan harus berpendidikan. Perempuan harus mandiri. Perempuan harus berani bersuara.”

Menurutnya, jika perempuan tidak memperjuangkan dirinya sendiri, maka tidak ada yang akan melakukannya.

Hari Kartini 2026 pun diharapkan menjadi titik balik—bukan sekadar peringatan, tetapi momentum nyata untuk bangkit, melawan ketidakadilan, dan menjadi pribadi yang kuat serta berdaya. (*)

Tags: AdvokatBaliHari KartiniInspirasi KartiniKDRTkesetaraan genderPendidikan PerempuanPerempuan BeraniPerempuan IndonesiaPerempuan Mandiri
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Putri Koster Luncurkan Dekranasda Bali Fashion Road Show
  • Manifesto SMSI Bali soal Kebebasan Pers usai Togar Gugat 4 Media
  • Koster: Pertanian dan Pariwisata Harus Tumbuh Bersama
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?