• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

28 detik ago
Para peserta saat mengikuti uji kompetensi chef. -BALITOPIK.COM

Standar Chef Dapur MBG Diperketat, 30 Peserta Ikuti Uji Kompetensi

6 jam ago
Potret pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung. -IST

Tambang 5,8 Hektare di Kampial Disegel Pansus TRAP

22 jam ago
C.H (diblur) saat mengikuti sidang di PN Denpasar, Kamis (3/9/2026). -IST

WN Tiongkok Pakai Paspor Malaysia Palsu Masuk Bali, Kini Diadili di PN Denpasar

1 hari ago
Erick Tohir dan Nyoman Parta. -Medsos Nyoman Parta

Erick Thohir Bisiki Nyoman Parta, Lalu Tuangkan Air ke Gelasnya

1 hari ago
Koordinator Pusat Aliansi BEM se-Bali, Kadek Surya Dewantara. -IST

Upah Bali Rendah, BEM se-Bali Desak Pemerintah Bertindak

2 hari ago
Bupati Badung (depan) I Wayan Adi Arnawa diwawancara usai mengikuti paripurna DPRD Badung. -IST

APBD Badung Naik, Utang Rp1,97 Triliun untuk Bangun Jalan

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI. -IST

DPR RI: Aset Bali Tak Boleh Nganggur, Libatkan Pihak Ketiga

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kanan) dan Ketua Tim Kunker Komisi II DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa. -IST

Aset Bali Disorot DPR, Lahan Nusa Dua Kini Hasilkan Rp57 Miliar

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

Reporter balitopik.com
5 September 2026 - 9:45 am
Gubernur Bali Wayan Koster

Gubernur Bali Wayan Koster

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Ketika kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berkembang semakin cepat, Gubernur Bali Wayan Koster mengingatkan satu hal, teknologi tidak boleh sampai menggeser kecerdasan budaya.

Koster menegaskan AI harus ditempatkan sebagai alat untuk memperkuat kemampuan manusia dan kebudayaan, bukan menggantikannya.

“Kecerdasan buatan tidak boleh menggantikan kecerdasan budaya. Justru kecerdasan buatan harus ditempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat kecerdasan manusia dan kecerdasan budaya,” tegas Koster saat menjadi pembicara utama Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (TI IPLBI) ke-14 di Universitas Udayana, Denpasar, Jumat (4/9/2026).

Menurut Koster, prinsip tersebut penting ketika teknologi mulai semakin banyak digunakan dalam merancang dan membangun lingkungan tempat manusia hidup. Bali, kata dia, tidak boleh sekadar mengejar modernisasi tanpa memperhitungkan identitas, tradisi, karakter masyarakat, serta hubungan manusia dengan alam.

Arah pembangunan Bali juga harus tetap berpijak pada Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125 yang menempatkan Alam Bali, Manusia Bali, dan Kebudayaan Bali sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

Nilai Sad Kerthi turut ditekankan sebagai landasan etis dan ekologis. Dengan demikian, kemajuan pembangunan tidak hanya dilihat dari kecanggihan teknologi atau perubahan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan alam, manusia, dan kebudayaan.

Koster mendorong perguruan tinggi dan peneliti mengembangkan pengetahuan lokal Bali, termasuk Arsitektur Tradisional Bali dan Subak, dengan dukungan riset dan teknologi modern.

“Modernisasi berbasis kebudayaan bukan kembali ke masa lalu, tetapi membawa nilai-nilai terbaik masa lalu untuk menjawab tantangan masa depan,” ujarnya.

Ia juga meminta hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah. Riset harus bisa diterjemahkan menjadi desain, prototipe, standar, kebijakan, teknologi, hingga model pembangunan yang benar-benar dapat diterapkan masyarakat.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk membangun lingkungan yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim dan bencana, sekaligus hijau, rendah karbon, dan berkelanjutan.

Koster bahkan mendorong Bali menjadi laboratorium pengembangan lingkungan binaan masa depan. Teknologi dan AI dipertemukan dengan budaya, pengetahuan lokal, serta prinsip keberlanjutan.

“Bali 100 Tahun bukan hanya proyek pembangunan. Bali 100 Tahun adalah proyek peradaban,” tegasnya. (*)

Tags: AIarsitektur BaliBali 100 TahunBali TopikBudaya BaliKecerdasan BuatanKosterlingkungan binaanPembangunan BerkelanjutanSubakTeknologiWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya
  • Standar Chef Dapur MBG Diperketat, 30 Peserta Ikuti Uji Kompetensi
  • Tambang 5,8 Hektare di Kampial Disegel Pansus TRAP
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?