BALITOPIK.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat perlindungan sosial melalui pendataan yang akurat dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran kepada masyarakat rentan. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, dengan mengunjungi warga penyandang disabilitas dan bedridden di Banjar Pasekan, Desa Abianbase, Kecamatan Mengwi, Minggu (19/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati bersama Ketua K3S menyerahkan berbagai bantuan berupa kursi roda, alat bantu jalan (walker), serta paket sembako. Selain itu, kegiatan juga dimanfaatkan untuk melakukan verifikasi dan pendataan warga yang mengalami keterbatasan fisik maupun kondisi bedridden agar seluruh program perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran.
Kunjungan diawali ke rumah Ni Ketut Sasih, yang sedang menjalani pemulihan setelah mengalami stroke. Pada kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa menyerahkan kursi roda guna membantu mobilitas selama proses pemulihan.
Rombongan kemudian mengunjungi Ni Nyoman Sentong, warga yang mengalami patah tulang. Selain kursi roda, ia juga menerima alat bantu jalan (walker) agar lebih mudah menjalani aktivitas sehari-hari.
Selanjutnya, Bupati dan Ketua K3S menyambangi kediaman Ni Luh Made Oka Nariadi, yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan sekaligus merawat dua anak penyandang disabilitas. Kegiatan ditutup dengan mengunjungi Putu Gede Bayu Wira Putra (9), anak yang saat ini menjalani pengobatan akibat leukemia.
Adi Arnawa menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Badung memastikan seluruh masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap berbagai program perlindungan sosial.
“Saya bersama Ketua K3S Kabupaten Badung mengunjungi beberapa warga penyandang disabilitas, baik fisik maupun mental. Selain menyerahkan kursi roda, paket sembako, dan alat bantu lainnya, kami juga memastikan masyarakat yang mengalami kondisi bedridden mendapatkan perhatian dari pemerintah. Pemkab Badung memiliki program bantuan tunai sebesar Rp1 juta setiap bulan bagi warga bedridden yang tidak lagi mampu beraktivitas secara mandiri akibat stroke maupun kondisi kesehatan lainnya,” ujar Adi Arnawa.
Ia meminta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga kader sosial, aktif melakukan pendataan dan pendampingan agar tidak ada warga yang memenuhi syarat namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan.
“Jangan sampai ada masyarakat yang berhak menerima bantuan justru terlewat. Saya minta seluruh jajaran terus melakukan pendataan, pendampingan, dan memastikan seluruh program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua K3S Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan fisik maupun persoalan kesehatan.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang sedang menghadapi ujian hidup tidak merasa sendiri. Bantuan seperti kursi roda ini diharapkan dapat membantu aktivitas sehari-hari dan meringankan beban keluarga. Yang tidak kalah penting adalah menghadirkan semangat, perhatian, dan kasih sayang agar mereka tetap optimistis menjalani kehidupan,” ujarnya.
Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Abianbase I Dewa Gede Rai Wijaya, Bendesa Adat Tangeb Deni Aditya, Kelian Banjar Pasekan I Wayan Sumerta, perangkat desa, serta para kader sosial.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan sosial dengan memastikan bantuan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan. (*)









