• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sejumlah Ibu-ibu saat tampil di pembukaan Festival Jatiluwih ke-VI tahun 2025. -Balitopik.com

Jatiluwih! “Banyak Alih Fungsi Lahan, Kami Jaga Sawah Kami”

11 bulan ago
Penampilan Duta Kabupaten Badung pada Parade Gong Kebyar Anak-anak Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. -IST

Tabuh Bayung Bidak hingga Jong Jang Sir Sukses Hipnotis Penonton PKB 2026

25 menit ago
Ilustrasi Lone Wolf. -BALITOPIK.COM

Mengenal Kepribadian Lone Wolf, Sosok Mandiri yang Kerap Disalahpahami

7 jam ago
Sanggar Seni Waduk, Banjar Umakepuh, Desa Buduk, tampil membawakan Topeng Suluh sebagai Duta Kabupaten Badung pada PKB XLVIII 2026 di Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Bali. -IST

Topeng Suluh Duta Badung Hidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB XLVIII 2026

9 jam ago
Komunitas Seni Nyenit-Nyenir Banjar Sulangai tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Pergelaran Semara Pagulingan pada PKB XLVIII 2026 dengan mengangkat filosofi Wong Samar. -IST

Filosofi Wong Samar, Pesan Spiritual sajian Semara Pagulingan

1 hari ago
Penampilan Bapang Barong Duta Kabupaten Badung sukses memukau ribuan penonton pada ajang Wimbakara (Lomba) Tari Barong Ket dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. -IST

Tampil Terakhir, Bapang Barong Badung Bergelora di Panggung PKB 2026

1 hari ago
Ketua PHDI Provinsi Bali, I Nyoman Kenak saat menunjukan 8 rekomendasi PHDI Bali. -BALITOPIK.COM

8 Rekomendasi PHDI Bali soal Nasib Pura di BTID

1 hari ago
Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

Sekaa Gong Gita Swastika Tampil Memukau di PKB 2026, Drama Gong Badung Angkat “Tirta Usada Segara”

2 hari ago
Rektor STTI Cornerstone, Pdt. Dr. David Henry Parera, SE., MA.Ce., M.Th., MM

Kuliah Teologi Bisa Online, STTI Cornerstone Bali Buka Pendaftaran

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Jatiluwih! “Banyak Alih Fungsi Lahan, Kami Jaga Sawah Kami”

Reporter balitopik.com
19 Juli 2025 - 10:28 am
Sejumlah Ibu-ibu saat tampil di pembukaan Festival Jatiluwih ke-VI tahun 2025. -Balitopik.com

Sejumlah Ibu-ibu saat tampil di pembukaan Festival Jatiluwih ke-VI tahun 2025. -Balitopik.com

Festival Jatiluwih ke-VI: Grow With Natura (Tumbuh Bersama Alam)

Balitopik.com, TABANAN – Festival Jatiluwih ke-IV tahun 2025 mengangkat tema “Grow With Nature” (Tumbuh Bersama Alam). Festival ini akan berlangsung selama 2 hari terhitung dari tanggal 19-20 Juli 2025.

Tema ini mencerminkan semangat menyatu dan berkembang selaras dengan lingkungan, sekaligus mendorong kemajuan ekonomi, budaya, dan sosial bukan dengan mengeksploitasi alam, melainkan dengan menghargai siklus, menjaga keseimbangan, dan memperkuat nilai-nilai kearifan lokal.

Grow with nature atau tumbuh bersama alam adalah sebuah makna mendalam. Bagi masyarakat Bali, khususnya masyarakat Desa Jatiluwih, tumbuh bersama alam adalah perwujudan nyata dari filosofi “Tri Hita Karana” harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas – yang telah dijalani secara turun-temurun.

Kepala Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, John Ketut Purna menegaskan sebagai Warisan Budaya Dunia yang diakui UNESCO dan Desa Wisata Terbaik Dunia 2024 versi UN Tourism, Jatiluwih pengelolaan Jatiluwih berpegang teguh pada perawatan alam.

“Kembali ke alam, itu prinsip kami. Kita konsen sekali dengan pertanian yang ada di Jatiluwih ini karena di daerah lain sudah banyak sekali alih fungsi lahan dari pertanian ke perumahan dan lain sebagainya,” kata John.

Ia menambahkan, “Grow with nature ini sebagai spirit kita masyarakat di sini agar Jatiluwih ini tetap lestari, kita mau mempertahankan alam, kita mau mempertahankan sawah kita yang ada di Jatiluwih ini, soal wisatanya itu bonus,” tandasnya.

Sementara Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM mengapresiasi pengelola DTW Jatiluwih atas terselenggaranya Festival Jatiluwih ke-VI tahun 2025 tersebut.

Sebab, kata dia dalam festival itu tidak hanya menampilkan seni dan budaya, lebih dari itu mengingatkan kepada semua pihak bagaimana tetap menjaga kearifan lokal yang sudah diwariskan secara turun temurun oleh para leluhur.

“Kita tetap mendukung pariwisata, tapi Tabanan tetap berpijak pada akar budaya yang bergerak di sektor pertanian dan pariwisatanya adalah bonusnya. Kami pemerintah daerah maupun provinsi tetap komitmen bagaimana menjaga kearifan lokal di Jatiluwih,” komit Sanjaya.

Untuk diketahui, selama Festival Jatiluwih ke-IVI ini pengunjung akan disambut dengan pentas seni tari tradisional dan kontemporer, termasuk peluncuran tari maskot Desa Jatiluwih. Diiringi oleh musik dari bintang tamu lokal Bali, panggung utama akan menjadi pusat semangat komunitas dan kreativitas.

Selain itu, festival ini akan menghadirkan workshop interaktif yang memungkinkan pengunjung terlibat langsung dalam praktik budaya desa: mulai dari membuat teh beras merah, kopi sangrai, lak-lak tradisional, hingga kerajinan lelakut, kapuakan, dan sunari. Di sini, setiap aktivitas adalah jendela menuju kehidupan desa yang menyatu dengan alam.

Sebagai upaya memberdayakan seluruh lapisan masyarakat, diadakan pula kompetisi seni dan edukasi yang melibatkan anak-anak TK hingga SMA, serta komunitas perempuan (PKK) dan lansia. Ini adalah ruang lintas generasi untuk mengekspresikan warisan budaya secara hidup dan dinamis.

Panitia menargetkan lebih dari 4.000 pengunjung per hari, dengan komposisi 50 persen wisatawan mancanegara, 15 persen wisatawan domestik, dan sisanya berasal dari masyarakat lokal serta pelaku seni.

Untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung, penyelenggara juga telah menyiapkan sistem pembayaran non-tunai, area cuci tangan, layanan kebersihan yang rutin, pos kesehatan, ambulans, tempat parkir wisatawan dan pengamanan terpadu yang melibatkan pecalang dan petugas pengelola DTW Jatiluwih.

Festival ini mendapat sambutan antusias dari berbagai kalangan, baik pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, maupun wisatawan. (*)

Tags: Festival Jatiluwih ke-VIJatiluwihJatiluwih Desa Wisata Terbaik DuniaJatiluwih Warisan Budaya Dunia
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Tabuh Bayung Bidak hingga Jong Jang Sir Sukses Hipnotis Penonton PKB 2026
  • Mengenal Kepribadian Lone Wolf, Sosok Mandiri yang Kerap Disalahpahami
  • Topeng Suluh Duta Badung Hidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB XLVIII 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?